Mahasiswa IAIN Curup Berharap Dialog Jadi Jembatan Penyampaian Aspirasi ke DPRD

0
8

Rejang Lebong, Spoiler.id — Kelompok mahasiswa Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Curup, Kabupaten Rejang Lebong, Provinsi Bengkulu, mendorong penguatan ruang dialog dengan DPRD sebagai sarana menyampaikan aspirasi secara terbuka tanpa harus selalu melalui demonstrasi.

Harapan tersebut disampaikan dalam forum seminar bertema “Membuka Ruang Diskusi, Mengkaji Berbagai Perspektif dan Membangun Kesadaran Akan Pentingnya Persatuan serta Kemanusiaan” yang berlangsung di Smart Classroom Fakultas Syariah dan Ekonomi Islam IAIN Curup.

Dalam forum itu, Ketua DEMA IAIN Curup Moh. Bernas dan Wakil Ketua DEMA Yuko menyampaikan pentingnya komunikasi yang berkelanjutan antara mahasiswa dan lembaga legislatif. Mereka berharap dialog dapat menjadi jembatan untuk menyampaikan aspirasi sekaligus membahas persoalan masyarakat secara konstruktif.

“Kami berharap kegiatan seperti ini bisa menjadi jembatan kami untuk terus menyampaikan aspirasi ke DPRD tanpa harus melakukan unjuk rasa,” demikian pokok harapan yang disampaikan dalam sesi dialog bersama Ketua Komisi I DPRD Rejang Lebong, JE Ahmad Rafif.

Menanggapi harapan tersebut, Ahmad Rafif menyatakan DPRD terbuka terhadap forum diskusi dan berharap komunikasi dengan mahasiswa terus terjalin dengan baik. Ia juga menjelaskan bahwa penyerapan serta tindak lanjut aspirasi harus mengikuti prosedur dan mekanisme yang berlaku.

Selain membahas komunikasi dengan DPRD, mahasiswa IAIN Curup turut menyoroti tantangan di kalangan mahasiswa, terutama kecenderungan bersikap apatis dan pragmatis. Kondisi tersebut dinilai dapat memengaruhi pandangan masyarakat terhadap peran mahasiswa sebagai kelompok intelektual yang diharapkan mampu menyuarakan kepentingan publik.

Dalam sambutannya, Bernas menekankan bahwa mahasiswa seharusnya menjadi wadah bagi masyarakat untuk menyampaikan persoalan dan aspirasi. Karena itu, mahasiswa perlu meningkatkan kepedulian, kepekaan sosial, serta keberpihakan terhadap kepentingan masyarakat.

Ia juga mengingatkan pentingnya menjaga kebebasan berpendapat dengan tetap memperhatikan etika dan koridor yang berlaku agar penyampaian aspirasi berlangsung secara beradab dan berpendidikan.

Forum tersebut turut membahas pentingnya literasi, nalar kritis, serta kemampuan menyaring informasi agar mahasiswa tidak mudah terpengaruh oleh isu yang mengandung kepentingan tertentu. Para peserta juga diajak mengedepankan dialog sebagai cara membangun pemahaman di tengah perbedaan pandangan.

Seminar diikuti sekitar 35 peserta, dengan melibatkan unsur pimpinan IAIN Curup, DPRD Rejang Lebong, LBH Narendradhipa, organisasi mahasiswa, dan organisasi kepemudaan. Hadir dalam kegiatan itu Wakil Rektor III IAIN Curup Dr. Sagiman, M.Kom., Dekan Fakultas Syariah dan Ekonomi Islam Mabrur Syah, S.Pd.I., M.H.I., serta Dewan Pakar LBH Narendradhipa Ruly Sumanda, S.H., M.H.

Kegiatan ditutup dengan penandatanganan sertifikat deklarasi yang memuat komitmen untuk membuka ruang diskusi, mengkaji berbagai perspektif, serta membangun kesadaran mengenai pentingnya persatuan dan kemanusiaan. Penandatanganan dilakukan oleh perwakilan IAIN Curup, DPRD Rejang Lebong, organisasi mahasiswa, organisasi kepemudaan, dan LBH Narendradhipa.

Pewarta: Restu Edi
Editor : Desty Dwi Fitria
COPYRIGHT © SPOILER 2026

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here