Polda Bengkulu Sita Paket Ganja hingga Senjata dalam Penggerebekan di Rejang Lebong

0
11

Bengkulu, Spoiler.id – Kepolisian Daerah (Polda) Bengkulu menyita sejumlah barang bukti dalam penggerebekan lokasi yang diduga menjadi sarang narkoba di Desa Kampung Jeruk, Kecamatan Binduriang, Kabupaten Rejang Lebong.

Barang bukti yang disita antara lain alat hisap narkoba, paket besar ganja, alat timbang, sejumlah telepon genggam, perangkat kamera pengawas atau CCTV, serta peralatan permainan judi jackpot.

Petugas juga menyita satu unit senjata airsoft gun laras pendek, satu pucuk senapan angin laras panjang, buku tabungan, dan uang tunai. Penggerebekan tersebut dipimpin langsung oleh Kapolda Bengkulu Irjen Pol Yudhi Sulistianto Wahid dengan melibatkan personel gabungan.

Kabid Humas Polda Bengkulu Kombes Pol Imam Wijayanto mengatakan penggerebekan itu merupakan bagian dari upaya kepolisian menindak dugaan jaringan peredaran narkotika sekaligus mencegah wilayah tersebut menjadi lokasi aktivitas narkoba ilegal.

“Penggerebekan tersebut merupakan bagian dari upaya kepolisian untuk menindak tegas jaringan peredaran narkoba dan mencegah wilayah tersebut terus menjadi lokasi aktivitas narkotika ilegal,” kata Imam di Kota Bengkulu, Jumat.

Ia menjelaskan, seluruh barang bukti yang disita akan ditindaklanjuti dalam proses penanganan perkara dan pendalaman penyelidikan. Langkah tersebut dilakukan untuk mengungkap dugaan aktivitas ilegal yang berkaitan dengan lokasi penggerebekan.

Menurut Imam, kegiatan itu melibatkan personel Polda Bengkulu, Satuan Brimob, dan Polres Rejang Lebong. Pengerahan personel gabungan merupakan langkah kepolisian untuk memutus mata rantai peredaran gelap narkotika yang meresahkan masyarakat.

Ia menambahkan, penggerebekan tersebut juga mencerminkan komitmen Polda Bengkulu dalam memberantas penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba, sekaligus melindungi masyarakat, terutama generasi muda, dari dampak buruk narkotika.

Kapolda Bengkulu, kata dia, menegaskan bahwa pemberantasan narkoba menjadi salah satu prioritas kepolisian. Penindakan akan dilakukan sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku.

Imam mengatakan pengerahan personel dalam jumlah besar juga bertujuan menjaga keamanan masyarakat di sekitar lokasi, mengantisipasi potensi perlawanan, serta meminimalkan risiko jatuhnya korban, baik dari kalangan warga maupun petugas.

“Kehadiran ribuan personel tersebut tidak hanya untuk melakukan penindakan, tetapi juga memastikan masyarakat tetap merasa aman selama kegiatan berlangsung,” ujarnya.

Polda Bengkulu juga mengimbau masyarakat agar tidak ragu melaporkan informasi mengenai dugaan penyalahgunaan maupun peredaran gelap narkotika di lingkungan masing-masing.

Imam menegaskan pemberantasan narkoba membutuhkan dukungan seluruh elemen masyarakat. Menurut dia, partisipasi warga sangat penting untuk membantu kepolisian mengungkap jaringan peredaran narkotika dan mencegah lingkungan tempat tinggal menjadi lokasi aktivitas ilegal.

Polda Bengkulu menyatakan akan terus melakukan penindakan secara tegas dan terukur dengan tetap mengutamakan keselamatan masyarakat serta mendorong terciptanya lingkungan yang aman dan bebas dari narkoba.

Pewarta: Restu Edi
Editor : Desty Dwi Fitria
COPYRIGHT © SPOILER 2026

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here