Empat Tenda Darurat Bantuan Pertamina Bantu Siswa SMPN 19 Bengkulu Kembali Belajar

0
7

Bengkulu, Spoiler.id — Empat tenda kelas darurat bantuan Pertamina Patra Niaga melalui program tanggung jawab sosial perusahaan (CSR) membantu siswa SMP Negeri 19 Kota Bengkulu kembali mengikuti kegiatan pembelajaran pada pagi hari setelah sekolah tersebut dilanda kebakaran pada 24 Juli 2026.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Bengkulu Ilham Putra mengatakan bantuan tersebut dilengkapi berbagai fasilitas penunjang pembelajaran, mulai dari meja dan kursi, papan tulis hingga pendingin berupa blower.

“Alhamdulillah dengan bantuan Pertamina, ini lengkap, mulai dari kursi, tenda, termasuk juga ada papan tulis maupun pendingin, blower. Jadi anak-anak akhirnya sekarang bisa belajar di pagi hari semuanya,” kata Ilham di Bengkulu, Rabu.

Kebakaran yang melanda SMP Negeri 19 Kota Bengkulu menghanguskan delapan ruangan, termasuk enam ruang kelas. Kondisi tersebut sebelumnya membuat pihak sekolah harus membagi kegiatan belajar mengajar menjadi dua sesi, yakni pagi dan sore.

Dengan tersedianya tenda kelas darurat, kegiatan pembelajaran kini dapat kembali dilaksanakan pada pagi hari. Meskipun berlangsung di ruang sementara, proses belajar mengajar dinilai dapat berjalan lebih efektif.

“Proses pembelajaran sekarang ini seperti normal, seperti sediakala lagi, memang kondisinya di kelas darurat,” ujar Ilham.

Ia mengatakan fasilitas yang disediakan di kelas darurat telah disesuaikan untuk mendukung kenyamanan siswa dan guru selama proses pembelajaran.

Selain tenda, bantuan tersebut mencakup meja dan kursi, papan tulis, serta blower sebagai fasilitas pendukung kegiatan belajar mengajar.

Menurut Ilham, kelas darurat menjadi solusi sementara hingga pembangunan kembali ruang kelas yang terbakar rampung. Pemerintah Kota Bengkulu memastikan siswa tetap dapat mengikuti pembelajaran tanpa harus kembali menerapkan sistem pembelajaran pagi dan sore.

Saat ini, SMP Negeri 19 Kota Bengkulu juga memasuki tahap persiapan pembangunan kembali delapan ruangan yang terdampak kebakaran melalui program revitalisasi sekolah.

Pembangunan tersebut akan dilakukan secara swakelola dengan melibatkan pihak komite sekolah dan orang tua atau wali murid.

“Karena sifatnya swakelola dan melibatkan ketua komite termasuk juga orang-orang tua wali murid yang ada di SMP Negeri 19,” kata Ilham.

Pembangunan kembali ruang kelas ditargetkan selesai dalam waktu sekitar 120 hari. Dengan target tersebut, tenda kelas darurat diperkirakan masih digunakan hingga pembangunan fasilitas permanen selesai sekitar Desember 2026.

Pemerintah berharap pembangunan kembali ruang kelas dapat berjalan sesuai target sehingga siswa SMP Negeri 19 Kota Bengkulu dapat kembali mengikuti kegiatan belajar mengajar di ruang kelas permanen dengan fasilitas yang lebih memadai.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here