Kinerja Gubernur Bengkulu Helmi Hasan kembali mendapat sorotan positif. Hasil survei Prisma Research & Strategy mencatat tingkat kepuasan masyarakat terhadap kinerja Helmi Hasan mencapai 81,2 persen.
Angka tersebut menjadi perhatian karena berdasarkan agregasi survei Prisma di sejumlah provinsi, Helmi Hasan disebut masuk dalam 10 besar gubernur dengan tingkat penilaian kinerja terbaik secara nasional.
Survei tersebut dilakukan di seluruh wilayah kecamatan di Provinsi Bengkulu pada 22 Juni hingga 2 Juli 2026. Tingginya tingkat kepuasan masyarakat disebut tidak terlepas dari penilaian terhadap sejumlah program dan pelayanan pemerintah provinsi.
Dalam hasil survei, pembangunan infrastruktur jalan, layanan ambulans gratis, serta perbaikan infrastruktur kesehatan menjadi sejumlah aspek yang turut menopang tingginya kepuasan masyarakat terhadap kinerja Helmi Hasan.
Direktur Riset Prisma Research & Strategy, Firtson, mengatakan sejumlah sektor pelayanan dasar memperoleh penilaian relatif tinggi dari masyarakat.
Menariknya, tingkat kepuasan terhadap Pemerintah Provinsi Bengkulu secara umum berada di angka 72,8 persen, atau lebih rendah dibandingkan tingkat kepuasan masyarakat terhadap kinerja gubernur yang mencapai 81,2 persen.
Sementara itu, aspek ketertiban dan keamanan lingkungan menjadi sektor dengan tingkat kepuasan tertinggi, yakni mencapai 85,8 persen.
Kemudian, jangkauan jaringan telekomunikasi mendapat penilaian positif dari 76,8 persen responden, sedangkan keandalan pasokan listrik berada di angka 73,3 persen.
Angka Tinggi, Tantangan Tetap Menanti
Capaian 81,2 persen tentu menjadi modal politik dan pemerintahan yang positif bagi Helmi Hasan. Namun, angka survei juga dapat dibaca sebagai tantangan agar tingkat kepuasan tersebut tidak berhenti pada angka statistik.
Sebab, kepuasan publik pada akhirnya akan sangat ditentukan oleh seberapa jauh program pemerintah benar-benar dirasakan masyarakat, terutama dalam sektor pelayanan dasar, infrastruktur, kesehatan, transportasi, hingga penyelesaian persoalan yang bersentuhan langsung dengan kehidupan warga.
Apalagi, survei Prisma menunjukkan adanya selisih hampir 8,4 poin persentase antara kepuasan terhadap pribadi/kinerja Gubernur Helmi Hasan sebesar 81,2 persen dengan kepuasan terhadap kinerja Pemerintah Provinsi Bengkulu yang berada di angka 72,8 persen.
Selisih tersebut menjadi menarik untuk dicermati.
Artinya, tingkat penerimaan masyarakat terhadap figur gubernur relatif lebih tinggi dibandingkan penilaian terhadap institusi pemerintahan provinsi secara keseluruhan.
Jika hasil survei ini mampu dipertahankan melalui peningkatan kualitas pelayanan dan realisasi program yang konsisten, bukan tidak mungkin tingkat kepercayaan publik terhadap kepemimpinan Helmi Hasan akan semakin kuat.
Namun sebaliknya, angka survei juga harus menjadi pengingat bagi jajaran Pemprov Bengkulu agar tidak cepat berpuas diri.
81,2 persen bukanlah garis akhir. Justru menjadi pekerjaan rumah untuk membuktikan bahwa kepuasan masyarakat tersebut benar-benar sejalan dengan perubahan yang dirasakan warga Bengkulu.

















































