Pemkot Bengkulu Siagakan Personel 24 Jam Antisipasi Bencana

0
17

Bengkulu, Spoiler.id — Pemerintah Kota Bengkulu, Provinsi Bengkulu, menyiagakan 16 personel selama 24 jam untuk mengantisipasi potensi bencana hidrometeorologi seperti banjir, tanah longsor, pohon tumbang dan kejadian lainnya selama musim penghujan.

Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Bengkulu I Made Ardana mengatakan peningkatan intensitas hujan diperkirakan terjadi pada Oktober 2026 sehingga berpotensi meningkatkan risiko bencana, terutama di kawasan yang rawan mengalami genangan.

“Menjelang musim penghujan yang diperkirakan BMKG akan terjadi pada Oktober 2026 maka antisipasi yang dilakukan oleh BPBD mengimbau kepada seluruh masyarakat untuk membersihkan saluran air dari sampah, menjaga kebersihan lingkungan guna mengantisipasi terjadinya banjir,” kata Made di Bengkulu, Minggu.

Menurut dia, kesiapsiagaan tersebut dilakukan untuk mengantisipasi berbagai kejadian yang dapat muncul ketika hujan deras maupun angin kencang melanda wilayah Kota Bengkulu.

BPBD Kota Bengkulu juga meningkatkan kesiapsiagaan dengan menempatkan personel dalam kondisi siaga selama 24 jam untuk merespons setiap kejadian yang membutuhkan penanganan.

Selain itu, BPBD menyiagakan Unit Reaksi Cepat (URC) yang akan diterjunkan langsung ke lokasi apabila terjadi bencana. Tim tersebut disiapkan untuk mempercepat proses penanganan serta membantu masyarakat yang terdampak.

Made mengimbau masyarakat tidak menunggu hingga bencana terjadi untuk melakukan langkah pencegahan. Masyarakat dapat berperan dengan memastikan saluran air tidak tersumbat serta melakukan antisipasi terhadap pohon yang berpotensi tumbang.

“Kami mengimbau masyarakat untuk bersama-sama menjaga lingkungan, terutama memastikan saluran air tetap bersih dan tidak tersumbat,” ujarnya.

Ia mengatakan kondisi cuaca yang tidak menentu, termasuk hujan disertai angin kencang, dapat meningkatkan potensi terjadinya bencana hidrometeorologi.

Masyarakat juga diminta mengurangi aktivitas di luar rumah saat hujan lebat dan angin kencang. Warga disarankan tidak berteduh atau memarkir kendaraan di bawah pohon besar maupun papan reklame.

Langkah tersebut penting dilakukan karena pohon dan papan reklame berisiko tumbang ketika diterpa angin kencang sehingga dapat membahayakan keselamatan masyarakat.

BPBD Kota Bengkulu mengingatkan masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan dan segera melaporkan kejadian bencana agar dapat ditangani dengan cepat oleh petugas.

Pewarta: Restu Edi
Editor : Desty Dwi Fitria
COPYRIGHT © SPOILER 2026

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here