Bengkulu, Spoiler.id – Wali Kota Bengkulu Dedy Wahyudi menegaskan komitmen Pemerintah Kota Bengkulu dalam mencegah penyalahgunaan narkoba di kalangan generasi muda. Ia menargetkan tidak ada pelajar di Kota Bengkulu yang terjerumus dalam penyalahgunaan narkotika.
Menurut Dedy, upaya mewujudkan generasi muda bebas narkoba membutuhkan keterlibatan seluruh elemen, mulai dari pemerintah, aparat penegak hukum, sekolah, keluarga, tenaga pendidik hingga lingkungan masyarakat.
Ia menilai pencegahan harus dilakukan sejak dini melalui edukasi dan pendampingan agar anak-anak memahami bahaya narkoba serta memiliki kemampuan untuk menolak pengaruh negatif dalam pergaulan.
Dedy juga mengajak para pelajar berperan aktif dalam gerakan antinarkoba melalui program Duta Ananda Bersinar (Aksi Nasional Anti Narkotika Dimulai dari Anak Bersih dari Narkoba).
Melalui program tersebut, pelajar diharapkan tidak hanya menjadi penerima edukasi, tetapi juga mampu menjadi penyampai pesan positif kepada teman sebaya di lingkungan sekolah.
“Target kita adalah tidak ada anak-anak siswa di Kota Bengkulu yang menggunakan narkoba. Anak-anak sekalian harus bisa menjadi Duta Ananda Bersinar, saya doakan kalian semua menjadi orang hebat dan sukses tanpa narkoba,” ujar Dedy, Kamis (5/11/2026).
Ia berharap para pelajar yang terlibat dalam program tersebut dapat menjadi teladan dalam membangun pola pergaulan sehat dan menjauhi berbagai bentuk penyalahgunaan narkotika.
Menurut dia, pesan antinarkoba tidak boleh berhenti pada kegiatan sosialisasi semata, tetapi harus diterapkan dalam kehidupan sehari-hari. Para siswa juga diharapkan saling mengingatkan dan membangun lingkungan pertemanan yang positif.
Dedy menekankan bahwa keberadaan Duta Ananda Bersinar harus memberikan dampak nyata di lingkungan pendidikan. Para pelajar diharapkan mampu menyebarluaskan pemahaman mengenai bahaya narkoba sekaligus mendorong teman-temannya untuk fokus meraih prestasi.
Selain lingkungan sekolah, keluarga juga memiliki peran strategis dalam melindungi anak dari ancaman penyalahgunaan narkoba. Komunikasi yang terbuka antara orang tua dan anak, perhatian terhadap aktivitas sehari-hari, serta pendampingan dalam memilih lingkungan pergaulan menjadi bagian penting dari pencegahan.
Sementara itu, sekolah diharapkan tidak hanya menjadi tempat berlangsungnya kegiatan belajar mengajar, tetapi juga menjadi ruang yang aman untuk membentuk karakter dan melindungi peserta didik dari pengaruh negatif.
Edukasi mengenai bahaya narkoba perlu terus diperkuat agar pelajar memiliki pengetahuan dan kesadaran untuk menjaga diri serta berani menolak ajakan yang dapat merugikan masa depan mereka.
Melalui program Ananda Bersinar, Pemerintah Kota Bengkulu berharap terbentuk gerakan bersama yang melibatkan pelajar, guru, orang tua, dan masyarakat. Kolaborasi tersebut diharapkan mampu mewujudkan generasi muda yang sehat, berprestasi, berkarakter, dan bebas dari penyalahgunaan narkoba.
Pewarta: Restu Edi
Editor : Desty Dwi Fitria
COPYRIGHT © SPOILER 2026

















































