Kapolres Mukomuko dan Ketua Bhayangkari Bagikan Masker ke Warga dan Siswa SDIT Al Kautsar

0
16

Mukomuko, Spoiler.id — Kabut asap kiriman akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Provinsi Jambi dan Sumatera Selatan mulai berdampak hingga menyelimuti wilayah Kabupaten Mukomuko, Provinsi Bengkulu. Kondisi ini menimbulkan kekhawatiran terhadap kesehatan masyarakat, khususnya risiko infeksi saluran pernapasan akut (ISPA) dan gangguan pernapasan lainnya.

Sebagai langkah antisipasi, Kapolres Mukomuko AKBP Riky Crisma Wardana, S.I.K., Bersama Ketua Bhayangkari Cabang Mukomuko, Kepala Dinas Kesehatan, Kasat Lantas, Kasat Samapta, Personil Polres mukomuko turun langsung ke tengah masyarakat untuk membagikan sebanyak 1.000 masker gratis. Kegiatan sosial tersebut merupakan bentuk kepedulian Polri terhadap kesehatan warga yang terdampak kabut asap.

Tidak hanya menyasar masyarakat umum, Kapolres Mukomuko AKBP Riky Crisma Wardana, S.I.K., juga membagikan masker kepada anak-anak sekolah di SDIT Al Kautsar, Kabupaten Mukomuko. Langkah ini dilakukan sebagai upaya meningkatkan perlindungan bagi para pelajar dari paparan kabut asap yang berpotensi mengganggu kesehatan pernapasan.

Anak-anak termasuk kelompok yang rentan terhadap dampak polusi udara. Karena itu, pembagian masker di lingkungan sekolah diharapkan dapat meningkatkan kesadaran para siswa akan pentingnya menjaga kesehatan, terutama saat beraktivitas di luar ruangan ketika kualitas udara terganggu akibat kabut asap.

Dalam kegiatan tersebut, AKBP Riky Crisma Wardana, S.I.K., menjelaskan bahwa pembagian masker dilakukan untuk membantu masyarakat melindungi diri dari paparan asap yang mulai mencapai wilayah Kabupaten Mukomuko.

“Karena kita membagikan seribu masker kepada masyarakat, khususnya Kabupaten Mukomuko, yang mana mungkin kita ketahui bahwa di Provinsi Jambi dan Sumatera Selatan sedang terjadi karhutla. Jadi berimbas, asap sudah sampai di Kabupaten Mukomuko. Jadi hari ini kami membagikan untuk masyarakat agar tetap menjaga kesehatannya,” ujarnya.

Kapolres juga mengimbau masyarakat agar menggunakan masker saat beraktivitas di luar rumah maupun ketika keluar dari kendaraan. Langkah tersebut penting untuk mengurangi risiko gangguan kesehatan akibat paparan kabut asap.

“Terkait kabut asap yang melanda Kabupaten Mukomuko, kami imbau kepada seluruh masyarakat Kabupaten Mukomuko, silakan menggunakan masker bila keluar rumah atau keluar dari mobil. Silakan digunakan untuk menjaga kesehatan masyarakat agar tidak terkena sesak napas, ISPA, dan gangguan pernapasan lainnya,” tegasnya.

Di sisi lain, AKBP Riky Crisma Wardana, S.I.K., menyampaikan bahwa hingga saat ini belum ditemukan kasus kebakaran hutan dan lahan di wilayah Kabupaten Mukomuko. Meski demikian, ia mengingatkan masyarakat untuk bersama-sama menjaga kelestarian lingkungan dan tidak membuka lahan dengan cara membakar.

“Alhamdulillah, mungkin di Kabupaten Mukomuko ini tidak ada karhutla. Jadi kami tetap mengimbau kepada seluruh masyarakat Kabupaten Mukomuko agar tetap menjaga kelestarian hutan yang ada di Kabupaten Mukomuko. Jangan sampai ada yang sengaja membakar lahan, kami akan proses sesuai dengan undang-undang yang berlaku,” tegas Kapolres.

17 PUSKESMAS SIAGA, WARGA DIMINTA SEGERA KE FASILITAS KESEHATAN JIKA SESAK NAPAS

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Mukomuko, Jajat Sudrajat, SKM., menyampaikan bahwa pihaknya telah menyiagakan 17 puskesmas untuk mengantisipasi dampak kabut asap terhadap kesehatan masyarakat.

Dinas Kesehatan juga telah menyampaikan imbauan kepada masyarakat agar mengurangi risiko paparan asap dengan menggunakan masker saat berada di luar rumah serta segera mendatangi fasilitas pelayanan kesehatan terdekat apabila mengalami gangguan pernapasan.

“Kami dari Dinas Kesehatan punya 17 puskesmas. Kami sudah melaksanakan imbauan, menyampaikan imbauan terkait dengan kondisi cuaca saat ini. Antisipasinya adalah untuk menggunakan masker bila keluar rumah dan segera datangi fasilitas kesehatan terdekat bila mengalami gangguan pernapasan. Saya kira itu mungkin yang bisa kami imbau untuk masyarakat Kabupaten Mukomuko,” ujar Jajat Sudrajat.

Polres Mukomuko bersama Dinas Kesehatan dan instansi terkait terus bersinergi melakukan pemantauan kondisi kabut asap serta mempersiapkan langkah penanganan guna meminimalkan dampaknya terhadap kesehatan masyarakat, termasuk anak-anak usia sekolah.

Masyarakat diimbau untuk tetap waspada, menggunakan masker saat beraktivitas di luar ruangan, mengurangi paparan asap, serta segera mencari pertolongan medis apabila mengalami sesak napas atau keluhan pernapasan lainnya.

Melalui pembagian 1.000 masker kepada masyarakat dan para siswa SDIT Al Kautsar, Kapolres Mukomuko AKBP Riky Crisma Wardana, S.I.K., menunjukkan komitmen kepolisian dalam mendukung upaya perlindungan kesehatan masyarakat di tengah ancaman kabut asap.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here