KPU Kota Bengkulu Gencarkan Pendidikan Politik untuk Tingkatkan Partisipasi Pemilih

0
14

Bengkulu, Spoiler.id – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Bengkulu terus mengintensifkan program sosialisasi dan pendidikan politik kepada masyarakat, khususnya kalangan pelajar, sebagai upaya meningkatkan pemahaman serta partisipasi warga dalam kehidupan demokrasi.

Anggota KPU Kota Bengkulu Anggi Stephensen mengatakan pendidikan pemilih menjadi program yang dilaksanakan secara berkelanjutan agar masyarakat memiliki pemahaman yang baik mengenai demokrasi, pemilu, dan pentingnya menggunakan hak pilih secara bertanggung jawab.

Salah satu langkah yang dilakukan yakni memberikan edukasi politik secara langsung ke sekolah-sekolah tingkat SMA di Kota Bengkulu. Program tersebut menyasar para pelajar yang akan menjadi pemilih pemula pada pemilu mendatang.

“Kami terus melakukan sosialisasi pendidikan pemilih. KPU Kota Bengkulu secara intens mendatangi sekolah-sekolah SMA untuk memberikan edukasi politik kepada para pelajar. Kita ingin agar mereka memahami pentingnya partisipasi dalam demokrasi dan menjadi pemilih yang cerdas serta bertanggung jawab,” kata Anggi Stephensen, Senin (6/7).

Selain melalui kunjungan ke sekolah, KPU Kota Bengkulu juga memanfaatkan platform digital untuk memperluas jangkauan edukasi politik kepada masyarakat.

Melalui program podcast, KPU menghadirkan berbagai narasumber dari kalangan penyelenggara pemilu, aparat penegak hukum, akademisi, hingga tokoh masyarakat guna membahas isu-isu demokrasi, kepemiluan, dan kebangsaan.

Sejumlah narasumber yang telah hadir di antaranya Anggota KPU RI Prasadaan Harahap, perwakilan Kejaksaan Negeri Bengkulu, Rektor Universitas Bengkulu, Kapolresta Bengkulu, serta sejumlah akademisi dan tokoh lainnya.

Konten podcast tersebut kemudian disebarluaskan melalui media sosial resmi KPU Kota Bengkulu agar dapat diakses masyarakat secara luas, terutama generasi muda yang aktif menggunakan platform digital.

Anggi berharap berbagai program pendidikan pemilih tersebut mampu meningkatkan literasi politik masyarakat sekaligus mendorong tumbuhnya kesadaran untuk berpartisipasi aktif dalam setiap tahapan pemilu.

“Kami ingin masyarakat, khususnya generasi muda, memiliki pemahaman politik yang baik sehingga dapat menggunakan hak pilihnya secara bijak dan berkontribusi dalam memperkuat demokrasi,” ujarnya.

Menurut dia, peningkatan kualitas pendidikan politik menjadi salah satu langkah penting untuk menciptakan pemilih yang cerdas, kritis, dan bertanggung jawab dalam menentukan masa depan bangsa melalui proses demokrasi.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here