Polri Siapkan 70.000 Polisi Khusus Kehutanan untuk Perkuat Pencegahan Karhutla

0
7

Jakarta, Spoiler.id — Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) menyiapkan pengerahan hingga 70.000 personel Polisi Khusus Kehutanan untuk memperkuat perlindungan kawasan hutan dan penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di seluruh Indonesia.

Langkah tersebut merupakan tindak lanjut arahan Presiden Prabowo Subianto kepada Kapolri Jenderal Polisi Suyudi Ario Seto. Pelaksanaannya dilakukan secara bertahap melalui pendidikan dan pelatihan yang diselenggarakan Badan Pemelihara Keamanan (Baharkam) Polri.

Kepala Baharkam Polri Komjen Polisi Herry Heryawan mengatakan sebanyak 586 personel telah menyelesaikan pendidikan dan pelatihan Polisi Khusus Kehutanan di Pusat Pendidikan Pembinaan Masyarakat (Pusdik Binmas) Lemdiklat Polri.

“Sebagai tindak lanjut, hari ini kita telah menyelesaikan pendidikan dan pelatihan Polisi Khusus Kehutanan bagi 586 personel,” kata Herry di Jakarta, Jumat (16/10/2026).

Ia menjelaskan, para personel tersebut mendapatkan pembekalan berbagai kemampuan kepolisian, meliputi deteksi dini, pemolisian masyarakat, pengaturan, penjagaan, pengawalan, patroli, hingga penanganan awal tempat kejadian perkara.

Kemampuan tersebut diharapkan dapat memperkuat pengawasan kawasan hutan, mengidentifikasi potensi gangguan keamanan lingkungan, serta meningkatkan efektivitas pencegahan dan penanganan kebakaran hutan dan lahan.

Menurut Herry, penguatan kapasitas personel merupakan bagian dari upaya negara untuk meningkatkan keamanan kawasan hutan, mencegah karhutla, dan menjaga kelestarian keanekaragaman hayati Indonesia.

Pendidikan tersebut, kata dia, tidak hanya berorientasi pada peningkatan keterampilan teknis, tetapi juga pembentukan karakter, kedisiplinan, dan integritas aparat dalam menjalankan tugas perlindungan lingkungan.

“Integritas adalah harga mati bagi seorang Polisi Khusus Kehutanan. Jangan pernah mau berkompromi dengan para perusak lingkungan, dan jangan sekali-kali menyalahgunakan wewenang yang telah dipercayakan oleh negara,” tegasnya.

Herry juga menekankan pentingnya pemanfaatan teknologi untuk mendukung pengawasan dan perlindungan hutan. Personel Polisi Khusus Kehutanan diharapkan mampu menggunakan pesawat nirawak atau drone, menganalisis citra satelit, memantau titik panas atau hotspot, serta memanfaatkan sistem informasi intelijen kehutanan.

“Jadilah Polisi Khusus Kehutanan yang responsif, modern, dan adaptif terhadap dinamika era digital,” ujarnya.

Selain peningkatan kemampuan teknis, Herry menilai perlindungan hutan membutuhkan kolaborasi lintas sektor. Karena itu, personel Polisi Khusus Kehutanan diminta memperkuat koordinasi dengan TNI, Polri, pemerintah daerah, kejaksaan, masyarakat adat, serta kelompok masyarakat peduli api.

Menurut dia, kerja sama tersebut penting untuk memperkuat pengawasan dan deteksi dini, khususnya di kawasan yang rawan kebakaran dan menghadapi ancaman kerusakan ekosistem.

“Tugas menjaga hutan dan pencegahan karhutla tidak bisa dilakukan sendirian,” katanya.

Ia menambahkan, keterlibatan masyarakat menjadi bagian penting dalam membangun pola perlindungan lingkungan yang berkelanjutan. Pendekatan tersebut sejalan dengan semangat polisi bersama masyarakat, sehingga upaya menjaga keamanan kawasan hutan tidak hanya bergantung pada aparat, tetapi juga didukung partisipasi warga.

Herry berharap 586 personel yang telah menyelesaikan pendidikan dapat menerapkan pengetahuan dan keterampilan yang diperoleh ketika kembali bertugas di berbagai wilayah Indonesia.

Ia juga mengapresiasi Pusdik Binmas Lemdiklat Polri, tenaga pendidik, dan instruktur yang terlibat dalam pelaksanaan pendidikan tersebut.

“Jadikan pencapaian tersebut sebagai motivasi untuk terus meningkatkan kompetensi, menjaga integritas, dan memberikan pengabdian terbaik kepada bangsa dan negara,” pungkasnya.

Program penyiapan Polisi Khusus Kehutanan ini diharapkan memperkuat upaya perlindungan hutan, meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi karhutla, serta menjaga kelestarian lingkungan di berbagai daerah di Indonesia.

Pewarta: Restu Edi
Editor : Desty Dwi Fitria
COPYRIGHT © SPOILER 2026

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here