Kemendikdasmen dan Komisi X DPR Gelar Workshop Digitalisasi Pembelajaran di Bengkulu

0
9

Bengkulu, Spoiler.id – Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) melalui Direktorat Jenderal PAUD, Pendidikan Dasar, dan Pendidikan Menengah berkolaborasi dengan Komisi X DPR RI menggelar workshop pendidikan di Kota Bengkulu, Rabu (29/4).

Kegiatan yang berlangsung di salah satu hotel di Kota Bengkulu itu mengangkat tema implementasi digitalisasi pembelajaran untuk meningkatkan kualitas proses belajar mengajar. Workshop diikuti ratusan peserta yang terdiri dari kepala sekolah dan guru dari seluruh wilayah Provinsi Bengkulu.

Anggota Komisi X DPR RI, Dewi Coryati, dalam sambutannya menekankan pentingnya digitalisasi dalam dunia pendidikan seiring perkembangan teknologi yang kian pesat.

“Digitalisasi bukan sekadar penggunaan teknologi, tetapi merupakan langkah strategis untuk meningkatkan kualitas pembelajaran yang lebih efektif dan interaktif,” ujar Dewi.

Ia menilai, dunia pendidikan harus mampu beradaptasi agar tetap relevan dengan kebutuhan peserta didik di era digital. Menurutnya, peran guru tetap menjadi kunci dalam proses pendidikan meskipun teknologi terus berkembang.

“Guru tidak hanya sebagai penyampai materi, tetapi juga pembimbing dan inspirator bagi peserta didik,” katanya.

Dewi juga mengapresiasi upaya Kemendikdasmen dalam mendorong transformasi digital di sektor pendidikan, serta komitmen para tenaga pendidik yang terus beradaptasi dengan perubahan.

Ia berharap, melalui kegiatan tersebut para peserta dapat memahami konsep digitalisasi pembelajaran secara menyeluruh dan mampu mengintegrasikan teknologi dalam metode pengajaran di kelas.

“Kami berharap kegiatan ini juga mendorong pemerataan digitalisasi pendidikan hingga ke daerah, sehingga kualitas pembelajaran semakin meningkat,” ujarnya.

Sementara itu, Direktur Sekolah Menengah Pertama Ditjen PAUD Dikdasmen, Ninik Purwaning Setyorini yang diwakili Widyaprada Ahli Madya Direktorat SMP menyampaikan bahwa transformasi digital harus diiringi peningkatan kapasitas guru.

“Pemanfaatan teknologi dalam pembelajaran perlu dibarengi penguatan kompetensi pendidik agar mampu menghadirkan proses belajar yang inovatif dan berpusat pada siswa,” katanya.

Ia menambahkan, workshop ini diharapkan menjadi langkah konkret dalam pemerataan digitalisasi pendidikan, sehingga tidak terjadi kesenjangan kualitas pembelajaran antarwilayah.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here