Pemerintah Akan Dirikan 10 Universitas Republik Indonesia, Donny Ermawan: Siapkan Calon Pemimpin Bangsa

0
21

Jakarta, Spoiler.id – Universitas Republik Indonesia (URI) resmi diperkenalkan sebagai lembaga pendidikan baru yang digagas Presiden Prabowo Subianto untuk mencetak calon pemimpin bangsa dan aparatur pemerintahan yang profesional.

Marsekal TNI (Purn) Donny Ermawan Taufanto, yang dilantik Presiden Prabowo sebagai Gubernur Universitas Republik Indonesia, mengatakan pembentukan URI merupakan bagian dari komitmen pemerintah dalam memperkuat kualitas sumber daya manusia, khususnya calon pemimpin Indonesia di masa depan.

“Jadi mungkin perlu saya sampaikan ini karena ini lembaga baru, mungkin pada belum dengar. Jadi Bapak Presiden ini sangat concern dengan sumber daya manusia, terutama untuk pemimpin Indonesia di masa depan khususnya,” kata Donny usai pelantikannya di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Rabu (22/7/2026).

Donny menjelaskan pemerintah menargetkan pembangunan 10 kampus Universitas Republik Indonesia yang akan terintegrasi dengan Lembaga Administrasi Negara (LAN) sebagai pusat pengembangan kepemimpinan nasional.

“Kemudian beliau (Presiden Prabowo Subianto) juga akan mendirikan 10 Universitas Republik Indonesia,” ujarnya.

Menurut Donny, salah satu kampus URI akan dibangun di kawasan Cikasungka, Bogor Utara, Jawa Barat. Lokasi tersebut memanfaatkan lahan bekas perkebunan sawit milik PT Perkebunan Nusantara (PTPN) III yang sudah tidak lagi produktif.

“Nah ini nanti gedungnya kita akan bangun ada tempat di daerah Bogor Utara itu ada wilayah namanya daerah Cikasungka,” katanya.

Sementara menunggu pembangunan kampus permanen, Universitas Republik Indonesia akan berkantor sementara di bekas gedung Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) di kawasan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat.

“Kita akan pinjam sementara dua lantai,” ujar Donny.

Ia menjelaskan, URI dibentuk untuk mengintegrasikan berbagai sistem pendidikan dan pengembangan sumber daya manusia, mulai dari pendidikan dasar hingga pendidikan tinggi, termasuk pembinaan aparatur sipil negara (ASN) dan pegawai badan usaha milik negara (BUMN).

“Nah, inilah beliau menginginkan adanya pendidikan-pendidikan baik di tingkat SD, SMP, SMA, perguruan tinggi, dan juga di pemerintahan,” katanya.

Selain itu, Universitas Republik Indonesia juga akan membawahi Badan Pengelola Sekolah Unggulan, Badan Pengelola Perguruan Tinggi, serta Lembaga Administrasi Negara (LAN). Badan Pengelola Sekolah Unggulan akan melanjutkan pembinaan terhadap program Sekolah Unggulan Garuda yang telah berjalan sebelumnya.

Donny menuturkan lulusan terbaik dari jenjang SMA nantinya akan diarahkan untuk melanjutkan pendidikan tinggi di URI sebelum dipersiapkan mengisi berbagai posisi strategis di pemerintahan maupun BUMN.

“Jadi itu akan terintegrasi dari lulusan SMA yang bagus-bagus, kemudian akan masuk ke perguruan tinggi, dan kemudian masuk kepada pemerintahan ataupun kepada BUMN,” ujarnya.

Menurut Donny, konsep Universitas Republik Indonesia mengadopsi model lembaga pendidikan kepemimpinan di Prancis, yakni École nationale d’administration (ENA) yang kini dikenal sebagai Institut National du Service Public (INSP). Lembaga tersebut selama ini dikenal sebagai institusi pencetak pejabat tinggi dan pemimpin negara.

“Nah, ini diharapkan juga seperti itu juga, kita akan mendidik, melatih baik karakternya ataupun pemikirannya, managerial skill akan kita berikan penanaman kepada mereka sehingga akan bisa menjadi pemimpin di masa depan,” kata Donny.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here