Aliansi Bengkulu Mengingat Desak KPK Usut Tuntas Dugaan Korupsi Pemkot Bengkulu

0
7

Bengkulu, Spoiler.id — Aliansi Bengkulu Mengingat mendesak Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengusut tuntas dugaan tindak pidana korupsi di lingkungan Pemerintah Kota (Pemkot) Bengkulu.

Desakan tersebut menjadi salah satu tuntutan dalam aksi unjuk rasa yang digelar ratusan mahasiswa dan organisasi kemasyarakatan pemuda (OKP) di depan Gedung DPRD Provinsi Bengkulu, Jumat (4/9/2026).

Massa meminta KPK menangani perkara dugaan korupsi tersebut secara transparan, profesional, dan tanpa pandang bulu terhadap jabatan maupun kedekatan dengan kekuasaan.

Aliansi Bengkulu Mengingat juga mendesak KPK segera menetapkan tersangka apabila dalam proses penyidikan telah ditemukan sekurang-kurangnya dua alat bukti yang sah sesuai ketentuan hukum.

Selain itu, massa meminta lembaga antirasuah secara berkala menyampaikan perkembangan penanganan perkara dugaan korupsi di lingkungan Pemkot Bengkulu kepada publik.

Tuntutan terkait penuntasan dugaan korupsi Pemkot Bengkulu tersebut merupakan bagian dari 11 poin pernyataan sikap yang disampaikan massa dalam aksi tersebut.

Aksi Aliansi Bengkulu Mengingat diikuti mahasiswa dari Universitas Islam Negeri (UIN) Fatmawati Sukarno Bengkulu, Universitas Hazairin (Unihaz), Universitas Dehasen (Unived), serta Universitas Muhammadiyah Bengkulu (UMB).

Sejumlah organisasi kemahasiswaan, di antaranya Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) dan Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM), juga turut bergabung dalam aksi tersebut.

Selain mendesak KPK menuntaskan dugaan korupsi di lingkungan Pemkot Bengkulu, massa juga menyuarakan sejumlah tuntutan lainnya.

Di antaranya percepatan pembahasan Rancangan Undang-Undang (RUU) Perampasan Aset, penghentian kriminalisasi terhadap masyarakat sipil, penyelesaian konflik agraria, serta pemulihan lingkungan.

Massa juga menyoroti persoalan abrasi yang dinilai kritis di Desa Pondok Kelapa, Kabupaten Bengkulu Tengah.

Selain itu, mereka meminta kejelasan terkait program Koperasi Merah Putih serta penataan ketersediaan dan distribusi bahan bakar minyak (BBM) di wilayah Bengkulu.

Aparat kepolisian melakukan pengamanan selama aksi berlangsung dengan menyiagakan sejumlah personel di sekitar Gedung DPRD Provinsi Bengkulu.

Sejumlah kendaraan taktis, termasuk water cannon, juga disiagakan untuk mengantisipasi berbagai kemungkinan dan memastikan aksi unjuk rasa berlangsung tertib dan kondusif.

Pewarta: Restu Edi
Editor : Desty Dwi Fitria
COPYRIGHT © SPOILER 2026

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here