Bunda PAUD Kota Bengkulu Dorong Penguatan Layanan Anak Usia Dini Terintegrasi dan Berkualitas

0
15

Bengkulu, Spoiler.id — Pemerintah Kota Bengkulu terus memperkuat kualitas layanan pendidikan anak usia dini melalui pengembangan Pendidikan Anak Usia Dini Holistik Integratif (PAUD HI).

Salah satu upaya tersebut dilakukan melalui Bimbingan Teknis (Bimtek) Peningkatan Kapasitas Satuan Pendidikan Anak Usia Dini dalam pengembangan PAUD Holistik Integratif yang digelar di Ruang Hidayah Kantor Wali Kota Bengkulu, kawasan Bentiring, Rabu (2/9/2026).

Kegiatan tersebut secara resmi dibuka Bunda PAUD Kota Bengkulu Dian Fitriani Wahyudi dan diikuti sebanyak 48 peserta dari berbagai satuan PAUD di wilayah Kota Bengkulu.

Bimtek tersebut menjadi bagian dari upaya meningkatkan pemahaman pengelola dan tenaga pendidik PAUD mengenai pentingnya pelayanan anak usia dini yang tidak hanya berorientasi pada proses pembelajaran di dalam kelas.

Melalui konsep PAUD HI, kebutuhan anak dipandang secara menyeluruh dan terintegrasi sebagai bagian penting dalam mendukung tumbuh kembang anak secara optimal.

Satuan PAUD didorong tidak hanya memberikan layanan pendidikan, tetapi juga membangun keterhubungan dengan layanan kesehatan, pemenuhan gizi, pengasuhan, perlindungan, hingga kesejahteraan anak.

Dengan pendekatan tersebut, lingkungan PAUD diharapkan mampu menjadi ruang yang aman, nyaman, sehat, dan mendukung perkembangan anak sesuai dengan tahapan usianya.

Saat membuka kegiatan, Bunda PAUD Kota Bengkulu Dian Fitriani Wahyudi mengingatkan para peserta agar tidak menjadikan Bimtek tersebut sekadar sebagai kegiatan formalitas.

Ia berharap pengetahuan dan pengalaman yang diperoleh selama pelatihan dapat diterapkan secara nyata dalam penyelenggaraan pelayanan di masing-masing satuan PAUD.

Menurut Dian, masa usia dini merupakan periode penting yang memiliki peran besar dalam menentukan kualitas pertumbuhan dan perkembangan anak pada masa mendatang.

Karena itu, seluruh unsur yang terlibat dalam pelayanan anak usia dini perlu memiliki pemahaman yang sama mengenai kebutuhan anak serta langkah yang diperlukan untuk mendukung tumbuh kembang mereka.

Dian juga mendorong seluruh satuan PAUD di Kota Bengkulu untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan melalui komunikasi dan kerja sama dengan berbagai pihak.

Kolaborasi lintas sektor, menurut dia, menjadi bagian penting dalam memastikan kebutuhan anak dapat ditangani secara lebih menyeluruh dan komprehensif.

Ia berharap penguatan pelaksanaan PAUD HI dapat memberikan dampak nyata bagi anak-anak di Kota Bengkulu.

“Anak-anak harus tumbuh dalam lingkungan yang sehat, aman, nyaman, dan penuh perhatian agar dapat berkembang sesuai dengan potensi serta tahapan usianya,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Bengkulu Ilham Putra menegaskan pentingnya perhatian terhadap periode usia 0 hingga 6 tahun yang menjadi fase penting dalam pembentukan berbagai kemampuan dasar anak.

Pada masa tersebut, perkembangan karakter, kecerdasan, kesehatan fisik, kemampuan berkomunikasi, hingga keterampilan sosial mulai terbentuk secara signifikan.

Karena itu, kata Ilham, layanan yang diterima anak usia dini harus dirancang secara tepat dan tidak dilakukan secara parsial.

“Penguatan kapasitas satuan PAUD menjadi kebutuhan penting agar para pendidik dan pengelola mampu mengenali serta merespons kebutuhan anak dengan baik,” katanya.

Selain aspek pendidikan, satuan PAUD juga perlu memahami pentingnya layanan kesehatan, pemenuhan gizi, perlindungan anak, serta pola pengasuhan yang tepat.

Menurut Ilham, keberhasilan penerapan PAUD Holistik Integratif membutuhkan dukungan dari berbagai pihak dan tidak dapat hanya dibebankan kepada satuan pendidikan.

Satuan PAUD perlu membangun sinergi dengan puskesmas, posyandu, pemerintah kelurahan, serta berbagai pemangku kepentingan lainnya dalam mendukung pelayanan anak usia dini.

Kolaborasi antarlembaga tersebut diharapkan mampu menciptakan ekosistem pelayanan anak yang lebih kuat dan terpadu.

Dengan koordinasi yang baik, berbagai kebutuhan anak dapat diketahui lebih awal dan ditangani secara cepat sesuai dengan kebutuhan masing-masing.

Bimtek yang diikuti 48 peserta tersebut diharapkan menjadi momentum untuk memperkuat komitmen satuan PAUD di Kota Bengkulu dalam meningkatkan kualitas pelayanan pendidikan anak usia dini.

Pemerintah Kota Bengkulu juga berharap pemahaman mengenai PAUD Holistik Integratif dapat semakin diterapkan dalam penyelenggaraan pendidikan di berbagai satuan PAUD.

Melalui pendekatan yang menyatukan aspek pendidikan, kesehatan, gizi, pengasuhan, dan perlindungan, pembangunan sumber daya manusia sejak usia dini di Kota Bengkulu diharapkan dapat berjalan lebih terarah.

Upaya tersebut menjadi bagian penting dalam menyiapkan generasi masa depan Kota Bengkulu yang sehat, cerdas, berkarakter, serta memiliki tumbuh kembang yang optimal.

Pewarta: Restu Edi
Editor : Desty Dwi Fitria
COPYRIGHT © SPOILER 2026

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here