Pembangunan Sekolah Rakyat di Bengkulu Capai 88 Persen, Siap Dukung Pemerataan Pendidikan

0
16

Bengkulu, Spoiler.id – Progres pembangunan Gedung Sekolah Rakyat (SR) di Provinsi Bengkulu terus menunjukkan perkembangan signifikan. Hingga pertengahan Juni 2026, pembangunan fisik Sekolah Rakyat Menengah Atas (SRMA) 6 Kota Bengkulu telah mencapai 88 persen.

Untuk memastikan pembangunan berjalan sesuai target, Sekretaris Daerah Provinsi Bengkulu Herwan Antoni bersama Kepala Sentra “Dharma Guna” Bengkulu Hari Setiadi dan Kepala SRMA 6 Kota Bengkulu Yuliarma Yeni meninjau langsung lokasi pembangunan, Senin (15/6).

Dalam peninjauan tersebut, Herwan mengecek sejumlah fasilitas yang sedang dikerjakan sekaligus memastikan kesiapan sarana dan prasarana penunjang pendidikan.

Herwan mengatakan Pemerintah Provinsi Bengkulu telah menyiapkan lahan seluas lebih dari sembilan hektare untuk pembangunan Sekolah Rakyat. Namun, berdasarkan hasil perencanaan dan kondisi lahan, area yang dapat dimanfaatkan untuk pembangunan fisik mencapai sekitar 5,3 hektare.

Di atas lahan tersebut telah dibangun berbagai fasilitas utama, mulai dari ruang kelas untuk jenjang sekolah dasar, sekolah menengah pertama, hingga sekolah menengah atas.

Selain itu, tersedia asrama putra dan putri, dapur umum, ruang ibadah, serta gedung serbaguna yang akan mendukung proses pembelajaran dan pengembangan karakter peserta didik.

“Pembangunan Sekolah Rakyat ini dirancang sebagai kawasan pendidikan terpadu. Tidak hanya menyediakan ruang belajar, tetapi juga fasilitas pendukung yang memadai agar peserta didik dapat belajar dan tinggal dengan nyaman,” kata Herwan.

Turut mendampingi dalam peninjauan tersebut Kepala Dinas Sosial Provinsi Bengkulu Swifanedi Yusda dan Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, dan Statistik Provinsi Bengkulu Nelly Alesa.

Pemerintah Provinsi Bengkulu optimistis pembangunan Sekolah Rakyat dapat diselesaikan tepat waktu sehingga segera dimanfaatkan untuk mendukung pemerataan akses pendidikan dan peningkatan kualitas sumber daya manusia di daerah.

Dengan progres pembangunan yang telah mencapai 88 persen, sejumlah pekerjaan akhir terus dipercepat agar fasilitas pendidikan tersebut segera beroperasi dan melayani masyarakat.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here