Bengkulu, Spoiler.id – Pemerintah Provinsi Bengkulu memperkuat transformasi digital di lingkungan pemerintahan dengan memperluas replikasi aplikasi E-Presensi Mobile ke pemerintah kabupaten. Langkah ini menjadi bagian dari upaya mempercepat penerapan Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE) melalui kolaborasi antarpemerintah daerah.
Komitmen tersebut diwujudkan melalui penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) antara Dinas Komunikasi, Informatika, dan Statistik Provinsi Bengkulu dengan Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Bengkulu Selatan serta Dinas Komunikasi, Informatika, Persandian, dan Statistik Kabupaten Kepahiang.
Penandatanganan kerja sama disaksikan Sekretaris Daerah Provinsi Bengkulu Herwan Antoni bersama Sekretaris Daerah Kabupaten Bengkulu Selatan Susmanto dan Sekretaris Daerah Kabupaten Kepahiang Hartono di Ruang Rapat Merah Putih Kantor Gubernur Bengkulu, Senin (6/7).
Dokumen kerja sama ditandatangani oleh Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, dan Statistik Provinsi Bengkulu Nelly Alesa, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Bengkulu Selatan Decky Zulkarnain, serta Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, Persandian, dan Statistik Kabupaten Kepahiang Kushadi Cahyadi.
Sekretaris Daerah Provinsi Bengkulu Herwan Antoni mengatakan transformasi digital akan berjalan lebih optimal apabila dilaksanakan secara sinergis dengan melibatkan seluruh pemerintah kabupaten dan kota sebagai mitra strategis.
“Pemerintah Provinsi Bengkulu memandang bahwa transformasi digital akan berjalan lebih optimal apabila dilaksanakan secara sinergis dengan melibatkan seluruh pemerintah kabupaten/kota sebagai mitra strategis,” ujar Herwan.
Menurut dia, replikasi aplikasi E-Presensi Mobile tidak hanya mendukung administrasi kepegawaian, tetapi juga memperkuat tata kelola pemerintahan yang transparan, akuntabel, dan berbasis data. Meski demikian, masing-masing pemerintah daerah tetap diberikan keleluasaan untuk menyesuaikan implementasi aplikasi sesuai kebutuhan dan karakteristik daerah.
Herwan menjelaskan, kolaborasi tersebut diharapkan mampu meningkatkan efisiensi penggunaan anggaran, mengurangi duplikasi pengembangan aplikasi, mempercepat implementasi layanan digital, serta memperluas pertukaran pengetahuan dan pengalaman antardaerah.
Pemerintah Provinsi Bengkulu, lanjutnya, juga berkomitmen memberikan dukungan, pendampingan, serta memperkuat koordinasi agar implementasi kerja sama dapat berjalan optimal.
“Keberhasilan penerapan sistem digital tidak hanya ditentukan oleh kesiapan aplikasi dan infrastruktur teknologi, tetapi juga oleh tata kelola yang baik, kualitas data, keamanan informasi, kapasitas sumber daya manusia, serta komitmen seluruh pihak dalam menjalankan sistem secara konsisten,” katanya.
Melalui kerja sama tersebut, seluruh perangkat daerah dan tim teknis diharapkan segera menyusun tahapan implementasi secara terukur, melakukan penyesuaian sesuai kebutuhan daerah, serta menyiapkan mekanisme pendampingan dan evaluasi secara berkala.
Replikasi aplikasi E-Presensi Mobile diharapkan mampu meningkatkan disiplin, akuntabilitas, dan efektivitas kinerja aparatur sipil negara sekaligus memperkuat kualitas penyelenggaraan pemerintahan dan pelayanan publik di Provinsi Bengkulu.
















































