Misteri Kematian Diplomat ADP Terungkap, Polisi Tegaskan Tak Ada Keterlibatan Pihak Lain

0
84
ADP ditemukan tewas di kamar indekosnya di kawasan Menteng, Jakarta Pusat, dengan kondisi kepala terbungkus plastik dan lakban pada Selasa, 8 Juli 2025. (Foto: Istimewa)

Jakarta, Spoiler.id – Kepolisian Daerah Metro Jaya menyimpulkan bahwa kematian ADP (39), seorang diplomat Kementerian Luar Negeri (Kemlu), tidak melibatkan pihak lain. ADP ditemukan tewas di kamar indekosnya di kawasan Menteng, Jakarta Pusat, dengan kondisi kepala terbungkus plastik dan lakban pada Selasa, 8 Juli 2025.

Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya, Kombes Pol Wira Satya, menyatakan hasil penyelidikan mengarah pada dugaan bahwa korban meninggal tanpa adanya tindakan kriminal oleh orang lain.

“Disimpulkan bahwa indikator dari kematian ADP mengarah pada indikasi meninggal tanpa keterlibatan pihak lain,” ujar Wira Satya dalam jumpa pers di Mapolda Metro Jaya, Senin (28/7).

Hasil autopsi yang dilakukan tim forensik dari RS Cipto Mangunkusumo turut menguatkan kesimpulan tersebut. Dokter forensik, dr. G. Yoga Tohijiwa, Sp.FM, menjelaskan bahwa penyebab kematian korban adalah mati lemas akibat gangguan pertukaran oksigen pada saluran pernapasan bagian atas.

“Sebab mati akibat gangguan pertukaran oksigen pada saluran napas atas yang sebabkan mati lemas,” tegas Yoga.

Dalam proses penyelidikan, polisi telah memeriksa 24 orang saksi. Rinciannya, enam saksi berasal dari lingkungan kos tempat korban tinggal, termasuk penjaga rumah kos, serta satu saksi dari pihak keluarga, yakni istri korban. Tujuh saksi berasal dari lingkungan kerja korban, dan empat lainnya merupakan individu yang memiliki hubungan langsung dengan korban, termasuk sopir taksi dan dokter yang pernah merawatnya.

“Total 24 saksi telah kami periksa, termasuk enam saksi ahli yang membantu menjelaskan temuan-temuan teknis selama penyelidikan,” ujar Kasubbid Penmas Bid Humas Polda Metro Jaya, AKBP Reonald Simanjuntak.

Saat olah tempat kejadian perkara (TKP), penyidik menyita sejumlah barang bukti seperti gulungan lakban, kantong plastik, dompet, sarung celana, bantal, pakaian korban, serta obat sakit kepala dan obat lambung. Polisi juga menemukan sidik jari ADP pada permukaan lakban yang melilit kepalanya. Namun, penyidik belum dapat memastikan apakah lakban tersebut dipasang oleh korban sendiri atau ada pihak lain yang terlibat secara tidak langsung.

Meskipun hasil awal menunjukkan tidak ada tanda kekerasan atau keterlibatan orang lain, pihak kepolisian menyatakan masih membuka ruang untuk penelusuran lebih lanjut jika ada bukti baru yang muncul.

Pewarta: Syafri Yantoni
Editor : Desty Dwi Fitria
COPYRIGHT © SPOILER 2025

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here