Bengkulu Selatan, Spoiler.id – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bengkulu Selatan berkomitmen memperbaiki Jembatan Sekunyit di Desa Pagar Dewa, Kecamatan Kota Manna, yang kini mengalami kerusakan parah akibat abrasi sungai.
Jembatan yang menghubungkan kawasan pesisir dengan pusat Kota Manna ini rencananya akan diperbaiki pada tahun 2026, dengan estimasi anggaran mencapai Rp5 miliar.
Wakil Bupati Bengkulu Selatan H. Rifai, yang juga merupakan Bupati terpilih periode 2025–2030, menegaskan bahwa kerusakan jembatan dan jalan lintas Sekunyit–Padang Panjang telah berdampak langsung pada aktivitas ekonomi warga, khususnya pelaku usaha kecil di sekitar lokasi.
“Kita sudah identifikasi dan saya sudah datang langsung ke sana. Dibutuhkan anggaran kurang lebih Rp5 miliar untuk perbaikan menyeluruh,” ujar Rifai di Bengkulu Selatan.
Jalan dan jembatan yang rusak membuat kendaraan, baik roda dua maupun roda empat, tidak lagi dapat melintas. Akibatnya, distribusi barang dan mobilitas warga terganggu, serta menurunkan pendapatan usaha kecil seperti warung makan dan pedagang lokal.
Rifai menegaskan bahwa meski ruas jalan tersebut merupakan kewenangan Pemerintah Provinsi Bengkulu, Pemkab tidak akan tinggal diam jika tidak ada langkah konkret dari provinsi.
“Nanti siapa yang paling duluan. Andaikan provinsi lebih dulu menganggarkan, maka Bengkulu Selatan tidak akan menganggarkan. Tapi kalau provinsi tidak menganggarkan, maka kami yang akan ambil alih,” tegas Rifai.
Perbaikan infrastruktur Sekunyit–Padang Panjang pun masuk dalam skala prioritas pembangunan Pemkab Bengkulu Selatan tahun 2026.
Rifai mengungkapkan bahwa pihaknya telah menjalin komunikasi dengan Gubernur Bengkulu Helmi Hasan, guna mendorong peningkatan alokasi anggaran provinsi di wilayah selatan.
“Saya ingin tahun 2026 nanti jembatan dan jalan Sekunyit–Padang Panjang sudah mulus kembali. Warga sudah cukup lama bersabar, ini saatnya kita bergerak,” tutup Rifai.
Pewarta: Agusian
Editor : Desty Dwi Fitria
COPYRIGHT ©SPOILER 2025
















































