Bengkulu, Spoiler.id – Sekretaris Daerah Provinsi Bengkulu Herwan Antoni melakukan inspeksi mendadak ke RSUD dr. M. Yunus, Kamis (16/4), guna memastikan pelayanan hemodialisis atau cuci darah kembali berjalan normal setelah sempat terganggu akibat keterbatasan bahan medis habis pakai (BMHP).
Dalam sidak tersebut, Herwan didampingi Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, dan Statistik Provinsi Bengkulu Nelly Alesa, serta meninjau langsung pelayanan sekaligus mendengarkan keluhan masyarakat yang terdampak keterlambatan layanan.
“Kami sudah melihat langsung dan menerima keluhan dari masyarakat. Kami mewakili Gubernur menyampaikan permohonan maaf atas kendala ini,” ujar Herwan.
Ia memastikan pelayanan pasien hemodialisis kembali dimulai pada hari yang sama. Pemerintah Provinsi Bengkulu juga menyiapkan konsumsi bagi pasien dan keluarga yang menunggu sebagai bentuk perhatian selama proses pelayanan berlangsung.
“Kami menyiapkan nasi kotak untuk makan siang, seiring pelayanan yang kembali dimulai,” katanya.
Herwan menegaskan komitmen pemerintah daerah untuk memastikan seluruh pasien yang sempat tertunda dapat segera terlayani secara optimal, dengan petugas diminta tetap siaga hingga seluruh layanan terselesaikan.
“Kami pastikan pelayanan kembali normal. Petugas diminta siaga memberikan pelayanan hingga seluruh pasien terlayani, meskipun sampai malam hari,” tegasnya.
Menurut dia, pelayanan kesehatan kepada masyarakat menjadi prioritas utama pemerintah daerah, sejalan dengan upaya peningkatan kualitas layanan publik.
Selain itu, ia juga mendorong optimalisasi layanan hemodialisis di rumah sakit daerah kabupaten dan kota agar pasien tidak perlu dirujuk ke ibu kota provinsi untuk menjalani cuci darah.
Sementara itu, Direktur RSUD dr. M. Yunus, Hery Kurniawan, menyampaikan pihaknya terus melakukan evaluasi guna memastikan ketersediaan BMHP dan mencegah terulangnya kendala serupa.
“Kami berupaya memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat dan terus melakukan evaluasi agar kejadian serupa tidak terjadi kembali,” ujarnya.
















































