262 Calon Siswa Sekolah Rakyat Bengkulu Ditetapkan, MPLS Dimulai 20 Juli

0
8

Bengkulu, Spoiler.id – Sentra Dharma Guna Bengkulu bersama Dinas Sosial Provinsi Bengkulu menetapkan sebanyak 262 calon siswa Sekolah Rakyat Terintegrasi 3 Tahun Ajaran 2026/2027 melalui rapat pleno final yang digelar di Kantor Dinas Sosial Provinsi Bengkulu, Sabtu (18/7).

Penetapan tersebut menjadi tahapan akhir sebelum pelaksanaan Grand Opening dan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) yang dijadwalkan berlangsung pada 20 Juli 2026.

Rapat pleno dihadiri perwakilan Dinas Sosial Kota Bengkulu, Kepala Bidang Rehabilitasi Sosial Dinas Sosial Provinsi Bengkulu, Kepala Sekolah Rakyat Terintegrasi 3, Ketua Tim Program Keluarga Harapan (PKH) tingkat provinsi, kabupaten, dan kota, serta jajaran Sentra Dharma Guna Bengkulu.

Seluruh peserta didik yang dinyatakan lolos merupakan anak-anak dari keluarga desil 1 dan desil 2 berdasarkan Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN). Mereka telah melalui tahapan verifikasi dan validasi untuk memastikan program pendidikan tersebut tepat sasaran.

Berdasarkan hasil rapat pleno, jumlah calon siswa yang diterima sebanyak 262 orang, terdiri atas 52 siswa jenjang sekolah dasar (SD), 90 siswa sekolah menengah pertama (SMP), dan 120 siswa sekolah menengah atas (SMA).

Calon siswa yang berasal dari luar Kota Bengkulu dijadwalkan mulai memasuki asrama pada 19 Juli 2026. Sementara peserta yang berdomisili di Kota Bengkulu akan hadir pada 20 Juli 2026 sebelum mengikuti pembukaan MPLS.

Kepala Dinas Sosial Provinsi Bengkulu, Swifanedi Yusda, mengatakan rapat pleno menjadi tahapan penting untuk memastikan proses seleksi berlangsung secara objektif, transparan, dan sesuai dengan sasaran program.

“Melalui proses verifikasi yang cermat, kami berharap peserta didik yang diterima benar-benar anak-anak yang berhak memperoleh kesempatan ini. Semoga mereka dapat belajar dengan baik dan meraih masa depan yang lebih baik,” ujar Swifanedi.

Sementara itu, Kepala Sentra Dharma Guna Bengkulu, Hari Setiadi, menyatakan kesiapan pihaknya mendukung penyelenggaraan Sekolah Rakyat Terintegrasi 3 sebagai salah satu program peningkatan akses pendidikan bagi keluarga kurang mampu.

Selain menyediakan layanan pendidikan, sekolah tersebut juga dilengkapi fasilitas asrama, pembinaan karakter, serta pendampingan bagi seluruh peserta didik.

Menurut Hari, fasilitas tersebut diharapkan mampu menciptakan lingkungan belajar yang aman, nyaman, dan kondusif sehingga para siswa dapat berkembang menjadi generasi yang mandiri, berprestasi, dan berdaya saing.

Program Sekolah Rakyat Terintegrasi 3 merupakan hasil kolaborasi Kementerian Sosial, Pemerintah Provinsi Bengkulu, pemerintah kabupaten dan kota, serta berbagai pemangku kepentingan sebagai upaya memperluas akses pendidikan sekaligus memutus rantai kemiskinan melalui pendidikan yang inklusif dan berkualitas.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here