Peminat Mahasiswa Asing Unib Tembus 4.813 Orang dari Lebih 60 Negara

0
12

Bengkulu, Spoiler.id – Program Penerimaan Mahasiswa Asing Universitas Bengkulu (Unib) 2026 mencatat capaian menggembirakan. Untuk pertama kalinya digelar secara sistematis sebagai bagian dari strategi internasionalisasi kampus, program tersebut berhasil menarik 4.813 peminat dari lebih dari 60 negara hingga pendaftaran ditutup pada Jumat (10/7/2026).

Para peminat berasal dari berbagai kawasan, antara lain Asia, Asia Tenggara, dan Afrika, seperti Pakistan, Bangladesh, Nigeria, Malaysia, Thailand, Sudan, hingga Timor Leste. Tingginya minat tersebut menjadi indikator meningkatnya pengakuan internasional terhadap kualitas pendidikan, reputasi akademik, serta jejaring kerja sama global yang terus dikembangkan Universitas Bengkulu.

Wakil Rektor I Bidang Akademik Universitas Bengkulu, Prof. Dr. Kamaludin, S.E., M.M., mengatakan jumlah pendaftar yang masuk ke sistem jauh melampaui ekspektasi panitia.

“Hingga ditutupnya masa pendaftaran pada Jumat, 10 Juli 2026, jumlah calon mahasiswa asing yang masuk ke aplikasi pendaftaran dan menunjukkan minatnya kuliah di Unib mencapai 4.813 orang. Angka ini mengindikasikan bahwa reputasi akademik Universitas Bengkulu terus meningkat di tingkat global,” kata Kamaludin, Sabtu (11/7/2026).

Dari total peminat tersebut, sebanyak 1.367 calon mahasiswa telah menyelesaikan seluruh tahapan pendaftaran dengan mengirimkan aplikasi serta melengkapi dokumen persyaratan. Mereka selanjutnya akan mengikuti proses seleksi sesuai jadwal yang telah ditetapkan panitia.

Program studi yang paling banyak diminati berasal dari Fakultas Kedokteran, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA), Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB), Fakultas Hukum, serta sejumlah program studi lainnya di lingkungan Universitas Bengkulu.

Kamaludin menjelaskan proses seleksi akan berlangsung pada 13–18 Juli 2026, sedangkan hasil seleksi diumumkan pada 27–31 Juli 2026. Tahapan seleksi meliputi seleksi administrasi, wawancara, dan induction untuk mengukur kesiapan akademik sekaligus kemampuan adaptasi calon mahasiswa sebelum mengikuti perkuliahan.

Besarnya antusiasme tersebut juga mendorong universitas mengevaluasi kemungkinan penambahan kuota penerimaan yang sebelumnya ditetapkan sebanyak 50 mahasiswa asing.

“Kami terus berkoordinasi dengan fakultas dan program studi mengenai kemungkinan penambahan daya tampung. Selain itu, berbagai fasilitas pendukung seperti penyediaan asrama dan kebutuhan akomodasi mahasiswa asing juga terus dipersiapkan agar program ini berjalan optimal,” ujarnya.

Sementara itu, Rektor Universitas Bengkulu, Prof. Dr. Indra Cahyadinata, S.P., M.Si., menilai tingginya minat mahasiswa asing merupakan hasil dari strategi internasionalisasi yang konsisten dijalankan universitas dalam beberapa tahun terakhir.

Menurut dia, capaian tersebut sejalan dengan visi Universitas Bengkulu menjadi perguruan tinggi yang unggul, inklusif, dan berdaya saing global melalui penguatan jejaring akademik internasional, peningkatan mutu pendidikan, serta perluasan kolaborasi lintas negara.

“Tingginya minat calon mahasiswa asing menunjukkan bahwa strategi internasionalisasi yang kita jalankan mulai membuahkan hasil. Pada saat yang sama, ini menjadi tantangan bagi kita untuk terus meningkatkan kualitas layanan, tata kelola, dan brand image Universitas Bengkulu di tingkat global,” kata Indra.

Ia menegaskan proses seleksi tidak hanya mempertimbangkan kemampuan akademik, tetapi juga keberagaman negara asal peserta. Menurutnya, keberagaman mahasiswa internasional akan memperkaya kehidupan akademik melalui pertukaran budaya, perspektif, dan pengalaman.

“Lima puluh mahasiswa dari lima puluh negara tentu akan memberikan dampak yang lebih besar dibandingkan jika berasal dari satu atau dua negara saja. Selain asal negara, kami juga akan menilai motivasi belajar, kemampuan komunikasi, kesiapan akademik, kemampuan beradaptasi dengan budaya Indonesia, serta komitmen mereka menyelesaikan studi di Unib,” ujarnya.

Indra menambahkan, program penerimaan mahasiswa asing merupakan bagian dari strategi jangka panjang Universitas Bengkulu untuk memperkuat posisinya sebagai perguruan tinggi berkelas internasional. Langkah tersebut akan terus diperkuat melalui perluasan kerja sama akademik, riset kolaboratif, pertukaran mahasiswa dan dosen, pertukaran budaya, serta peningkatan layanan bagi sivitas akademika internasional.

Ia optimistis kehadiran mahasiswa asing tidak hanya memperluas jejaring global Universitas Bengkulu, tetapi juga memperkaya pengalaman belajar mahasiswa lokal melalui interaksi lintas budaya di lingkungan kampus.

“Kami ingin memastikan setiap mahasiswa internasional memperoleh pengalaman akademik dan budaya yang positif selama menempuh pendidikan di Universitas Bengkulu sehingga mereka dapat berkembang, berprestasi, sekaligus menjadi duta yang memperkenalkan Unib di berbagai belahan dunia,” kata Indra.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here