Kejari Rejang Lebong Periksa Mantan Bupati dan Sekda Terkait Kasus Honorer Fiktif Satpol PP

0
98
Kepala Kejari Rejang Lebong, Fransiskus Tarigan. (Spoiler.id)

Rejang Lebong, Spoiler.id – Kejaksaan Negeri (Kejari) Rejang Lebong terus memperluas penyidikan dalam kasus dugaan tindak pidana korupsi terkait penggelembungan tenaga kontrak atau tenaga kerja sukarela (TKS) fiktif di lingkungan Dinas Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Rejang Lebong.

Kepala Kejari Rejang Lebong, Fransiskus Tarigan, mengungkapkan bahwa hingga Kamis (12/6/2025), pihaknya telah memeriksa sejumlah pejabat penting, termasuk Sekretaris Daerah (Sekda) Rejang Lebong dan mantan Bupati Rejang Lebong, Syamsul Effendi, guna mengungkap lebih jauh dugaan keterlibatan dalam kasus tersebut.

“Sehubungan dengan perkara yang sedang kami tangani, kemarin kami telah memeriksa Sekda Rejang Lebong, dan hari ini mantan Bupati Rejang Lebong, Syamsul Effendi. Pemeriksaan ini berdasarkan fakta-fakta dan bukti yang terungkap selama penyelidikan,” ujar Fransiskus saat ditemui wartawan.

Kerugian Negara Capai Lebih dari Rp600 Juta

Dugaan korupsi ini mengemuka setelah ditemukan penggelembungan jumlah tenaga honorer di Satpol PP Rejang Lebong yang diduga disertai praktik pemotongan dana secara sistematis. Berdasarkan hasil penyidikan sementara, kerugian negara ditaksir mencapai lebih dari Rp600 juta.

“Kami telah mengumpulkan sejumlah dokumen dan bukti yang menguatkan dugaan adanya praktik penggelembungan dan pemotongan honor. Dari situ, tim penyidik menilai perlu meminta keterangan dari berbagai pihak terkait,” jelas Fransiskus.

Potensi Meluas ke OPD Lain

Tidak hanya berhenti pada Dinas Satpol PP, Fransiskus menegaskan bahwa penyidikan masih akan terus dikembangkan. Kejaksaan tidak menutup kemungkinan akan memeriksa sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD) lain yang diduga turut terlibat atau mengetahui praktik serupa.

“Kami tidak akan berhenti di sini. Pemeriksaan terhadap OPD lain sangat mungkin dilakukan, tergantung pada perkembangan dan temuan dari penyidik di lapangan,” tegasnya.

Komitmen Tegakkan Hukum

Kasus ini menyita perhatian publik karena menyangkut penyimpangan anggaran pada sektor penting yang seharusnya mendukung ketertiban umum dan pelayanan masyarakat. Kejari Rejang Lebong menegaskan komitmennya untuk mengusut tuntas kasus ini secara transparan dan sesuai hukum.

“Kami berkomitmen menyelesaikan perkara ini dengan serius dan profesional. Semua pihak yang terlibat akan dimintai pertanggungjawaban sesuai dengan ketentuan hukum,” tutup Fransiskus.

Pewarta: Viona
Editor : Desty Dwi Fitria
COPYRIGHT © SPOILER 2025

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here