Bengkulu, Spoiler.id – Ratusan pecinta burung berkicau dari berbagai daerah memadati gantangan Dewa Kicau dalam ajang Lomba Burung Berkicau Mega Latber yang digelar di Kota Bengkulu, Minggu (31/8). Kegiatan yang dimulai pukul 13.00 WIB itu menjadi wadah bagi para kicau mania untuk menampilkan burung andalan sekaligus mempererat silaturahmi antar komunitas.
Tercatat lebih dari 500 peserta mengikuti perlombaan ini, yang mempertandingkan berbagai kelas bergengsi seperti Murai Batu, Kacer, Kapas Tembak, Cucak Ijo, Kenari, dan Murai Batu Pastol. Setiap peserta membawa burung terbaik yang dilatih secara telaten untuk menunjukkan kualitas suara, durasi, hingga variasi kicauan di hadapan dewan juri profesional.
Panitia penyelenggara, Anca, mengungkapkan antusiasme peserta tahun ini meningkat signifikan. Hal itu terlihat dari jumlah pendaftar yang melampaui kuota di beberapa kelas favorit seperti Murai Batu dan Kacer.
“Kami sangat mengapresiasi semangat dan sportivitas para peserta. Lomba ini bukan sekadar ajang mencari juara, tetapi juga sarana silaturahmi dan edukasi perawatan burung berkicau yang baik,” ujar Anca.
Penjurian dilakukan oleh tim independen dari Dewa Kicau dengan sistem poin berdasarkan volume suara, durasi kicauan, irama lagu, variasi suara, hingga gaya tarung di gantangan. Para juri menekankan objektivitas dan profesionalisme dalam menentukan para juara.
Selain piala dan piagam, para pemenang juga berhak atas hadiah uang tunai dengan total puluhan juta rupiah. Juara pertama di setiap kelas utama mendapatkan hadiah khusus, sedangkan peringkat dua dan tiga memperoleh penghargaan yang tidak kalah menarik.
Lebih dari sekadar kompetisi, lomba burung berkicau ini menjadi sarana pembinaan komunitas sekaligus bentuk pelestarian burung kicau di Indonesia. Ajang ini juga menjadi hiburan masyarakat yang antusias menyaksikan pertarungan suara burung-burung unggulan di atas gantangan.
Dengan berakhirnya acara, para peserta berharap Mega Latber dapat terus digelar secara rutin dengan manajemen yang semakin baik, menjunjung tinggi etika perawatan burung, serta menjaga semangat kebersamaan dalam dunia perlombaan.
Pewarta: Restu Edi
Editor : Desty Dwi Fitria
COPYRIGHT © SPOILER 2025














































