Menkeu Purbaya Pastikan Harga BBM Bersubsidi Tidak Naik hingga Akhir 2026

0
48

Jakarta, Spoiler.id – Pemerintah memastikan harga bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi tidak akan mengalami kenaikan hingga akhir 2026, meski tekanan harga energi global terus meningkat.

Kepastian tersebut disampaikan Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa dalam rapat kerja bersama Komisi XI DPR RI, Senin (6/4/2026). Ia menegaskan pemerintah telah menyiapkan berbagai skenario untuk meredam dampak kenaikan harga minyak dunia.

“Untuk BBM bersubsidi sampai akhir tahun aman, masyarakat tidak perlu khawatir karena seluruh perhitungan sudah kami siapkan,” ujar Purbaya.

Pemerintah, lanjutnya, telah menyusun simulasi berdasarkan sejumlah asumsi harga minyak dunia, mulai dari 80 dolar Amerika Serikat hingga 100 dolar AS per barel. Setiap skenario dilengkapi langkah mitigasi guna menjaga stabilitas Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).

Dalam perhitungan tersebut, defisit anggaran diproyeksikan tetap terkendali di kisaran 2,92 persen terhadap produk domestik bruto (PDB), masih di bawah batas aman 3 persen.

“Kami sudah menyiapkan skenario berlapis, termasuk asumsi harga minyak hingga 100 dolar AS per barel,” katanya.

Kebijakan menahan harga BBM bersubsidi ini diambil untuk menjaga daya beli masyarakat serta memastikan konsumsi rumah tangga tetap stabil sebagai penopang pertumbuhan ekonomi nasional.

Namun demikian, pemerintah tetap mewaspadai tekanan fiskal seiring potensi meningkatnya beban subsidi energi jika harga minyak global terus mengalami kenaikan. Kondisi ini dipengaruhi ketegangan geopolitik di kawasan Timur Tengah yang berdampak pada biaya impor energi Indonesia.

Sebagai langkah antisipasi, pemerintah mengombinasikan kebijakan fiskal dan sektor energi untuk menjaga stabilitas anggaran tanpa harus menaikkan harga BBM bersubsidi.

Sementara itu, harga BBM non-subsidi per 1 April 2026 di wilayah Jabodetabek, Jawa, Bali, dan Nusa Tenggara tercatat sebagai berikut: Pertamax RON 92 sebesar Rp12.300 per liter, Pertamax Green 95 Rp12.900 per liter, Pertamax Turbo RON 98 Rp13.100 per liter, Dexlite CN 51 Rp14.200 per liter, dan Pertamina Dex CN 53 Rp14.500 per liter.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here