Demo Jakarta Ricuh, Motor Dibakar Dekat Pos Polisi Pejompongan

0
18
Sepeda motor yang dibakar di sekitar pos polisi di kawasan Pejompongan, Kamis (27/8/2026). (Foto: Istimewa)

Jakarta, Spoiler.id — Bentrokan antara demonstran yang didominasi pelajar sekolah menengah teknik (STM) dan aparat kepolisian pecah di kawasan Pejompongan, Tanah Abang, Jakarta Pusat, Kamis (27/8/2026) selepas Magrib.

Dikutip dari Suara.com, kericuhan terjadi di depan Menara BNI Pejompongan, Jalan Pejompongan Raya. Bentrokan tersebut mengakibatkan sejumlah fasilitas umum rusak dan arus lalu lintas di kawasan itu lumpuh.

Seorang saksi mata mengatakan terdapat sepeda motor yang dibakar di sekitar pos polisi di kawasan Pejompongan.

Berdasarkan pantauan di lokasi, massa yang mayoritas pelajar STM mulai memadati kawasan tersebut sejak sore. Situasi kemudian memanas hingga terjadi kericuhan di sekitar Pos Polisi Pejompongan.

Ketegangan meningkat setelah sebuah sepeda motor dibakar di lampu lalu lintas Pejompongan yang mengarah ke kantor Badan Pemeriksa Keuangan (BPK).

“Ada motor yang dibakar,” teriak salah seorang warga.

Massa Terus Bertambah

Menjelang malam, jumlah massa dilaporkan terus bertambah. Selain kelompok pelajar, massa juga terlihat datang dari arah permukiman di sekitar jalur rel kereta api.

Massa yang semakin banyak membuat ruas jalan dari arah Bendungan Hilir menuju Palmerah maupun sebaliknya tidak dapat dilalui kendaraan bermotor.

Pada awal kericuhan, belum terlihat barikade maupun personel kepolisian dalam jumlah signifikan di titik utama kejadian. Situasi kemudian berkembang hingga bentrokan terjadi di sekitar Pos Polisi Pejompongan.

Polisi Tembakkan Gas Air Mata

Aparat kepolisian yang tiba di lokasi kemudian menggunakan gas air mata untuk membubarkan massa. Tindakan tersebut dilakukan setelah situasi di lokasi semakin tidak terkendali.

Bentrok mengakibatkan sejumlah peserta aksi mengalami luka-luka dan mengeluhkan sesak napas.

Sejumlah ambulans disiagakan di sekitar Lampu Merah Slipi, Kecamatan Palmerah, untuk memberikan pertolongan kepada peserta aksi yang membutuhkan penanganan medis.

Salah seorang peserta aksi berinisial R, yang masih berstatus pelajar, harus mendapatkan pertolongan setelah mengalami sesak napas.

“Sesak. Saya dikasih oksigen ini. Kena gas air mata sama ada asap motor yang dibakar,” kata R.

Hingga malam hari, situasi di kawasan Pejompongan masih menjadi perhatian aparat keamanan. Massa dan aparat kepolisian berada di sekitar lokasi bentrokan, sementara arus lalu lintas di sejumlah ruas jalan terdampak akibat kericuhan.

Pewarta: Restu Edi
Editor: Desty Dwi Fitria
COPYRIGHT © SPOILER 2026

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here