Ramai Kritik Menu MBG Ramadan, BGN Sampaikan Klarifikasi Anggaran

0
50

Jakarta, Spoiler.id – Badan Gizi Nasional (BGN) menegaskan anggaran bahan makanan dalam Program Makan Bergizi Gratis (MBG) selama Ramadan sebesar Rp8.000 hingga Rp10.000 per porsi, bukan Rp15.000 sebagaimana beredar di sejumlah pemberitaan.

Wakil Kepala Badan Bidang Komunikasi dan Investigasi BGN, Nanik S. Deyang, menjelaskan total anggaran Rp13.000 per porsi untuk balita hingga siswa kelas 3 SD dan Rp15.000 per porsi untuk siswa kelas 4 SD ke atas hingga ibu menyusui tidak sepenuhnya dialokasikan untuk bahan baku makanan.

“Anggaran bahan makanan untuk balita/PAUD/TK/RA serta SD/MI kelas 1–3 sebesar Rp8.000 per porsi. Sementara untuk SD/MI kelas 4 ke atas hingga ibu menyusui sebesar Rp10.000 per porsi,” ujar Nanik dalam keterangan tertulis, Selasa (24/2/2026).

Menurut dia, sisa anggaran digunakan untuk mendukung kebutuhan operasional program. BGN menetapkan biaya operasional sebesar Rp3.000 per porsi yang diperuntukkan bagi pembayaran listrik, internet atau telepon, gas, air, insentif relawan pekerja SPPG, insentif guru penanggung jawab, insentif kendaraan distribusi, pembayaran BPJS Ketenagakerjaan relawan, insentif kader posyandu pendistribusi makanan 3B, pengadaan alat pelindung diri dan perlengkapan kebersihan, bahan bakar kendaraan MBG, hingga operasional Kepala SPPG dan tim.

Selain itu, terdapat alokasi Rp2.000 per porsi untuk kebutuhan sewa lahan dan bangunan, termasuk dapur, gudang, kamar mess, pembangunan instalasi pengolahan air limbah (IPAL), filterisasi air, serta sewa peralatan masak modern seperti steam rice, mesin cuci ompreng, kompor, kulkas, chiller, freezer, panci, hingga ompreng.

Dalam petunjuk teknis terbaru Nomor 401.1, anggaran Rp2.000 per porsi tersebut dikategorikan sebagai insentif fasilitas SPPG yang disediakan mitra, setara Rp6 juta per hari dengan asumsi satu SPPG melayani 3.000 penerima manfaat.

BGN menegaskan tetap terbuka terhadap masukan dan laporan masyarakat apabila ditemukan indikasi menu MBG yang dinilai tidak sesuai dengan alokasi anggaran.

“Setiap laporan akan ditindaklanjuti secara profesional, objektif, dan sesuai prosedur pengawasan yang berlaku, guna memastikan pelaksanaan Program MBG berjalan sesuai ketentuan dan standar yang telah ditetapkan,” kata Nanik.

Klarifikasi ini disampaikan untuk memastikan transparansi pengelolaan anggaran Program Makan Bergizi Gratis selama Ramadan serta menjaga akuntabilitas pelaksanaan program di lapangan.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here