Pimpinan MPR Tinjau Kesiapan IKN, Bahas Rencana Pemindahan Lembaga Negara

0
8

Jakarta, Spoiler.id – Pimpinan Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) RI melakukan kunjungan kerja ke Ibu Kota Nusantara (IKN), Kalimantan Timur, guna meninjau kesiapan infrastruktur sekaligus membahas rencana pemindahan lembaga ke ibu kota baru.

Pelaksana Tugas Sekretaris Jenderal MPR RI, Siti Fauziah, mengatakan kunjungan tersebut diikuti pimpinan MPR, pimpinan fraksi, serta pimpinan alat kelengkapan MPR.

“Tujuannya untuk melihat persil MPR, kesiapan bandara, jalan tol, serta berbagai persiapan lainnya terkait rencana perpindahan MPR ke IKN,” ujar Siti dalam keterangannya di Jakarta, Selasa.

Ia menegaskan rencana pemindahan lembaga negara, termasuk MPR, masih menunggu arahan Presiden Prabowo Subianto. Menurutnya, pemindahan aparatur sipil negara (ASN) dari unsur legislatif, eksekutif, dan yudikatif akan dilakukan setelah seluruh infrastruktur dinyatakan siap.

“Kalau pindah, kita tergantung arahan Presiden. Yang penting kalau sudah siap, baru kita akan memindahkan ASN,” katanya.

Dalam kunjungan tersebut, rombongan MPR mendarat di Bandar Udara Internasional Nusantara untuk mengecek kesiapan fasilitas transportasi udara, kemudian melanjutkan peninjauan ke sejumlah titik strategis, seperti kantor Otorita Ibu Kota Nusantara (OIKN) dan kawasan persil MPR.

Di kantor OIKN, delegasi pimpinan MPR menerima paparan mengenai perkembangan pembangunan kawasan IKN.

“Di sana kami melihat presentasi perkembangan IKN. Setelah itu, kami juga meninjau persil MPR untuk melihat sejauh mana progresnya,” ujar Siti.

Selain itu, rombongan juga meninjau sejumlah fasilitas pendukung, seperti masjid negara dan fasilitas kesehatan yang telah disiapkan di kawasan IKN.

Terkait pembangunan gedung MPR di IKN, Siti menyebut konsep dasar dan desain awal telah disusun sejak 2022, namun masih dimungkinkan adanya penyesuaian sesuai kebutuhan terkini.

“Gambaran kasar dan detail ruangan sebenarnya sudah ada, tinggal disesuaikan dengan kebutuhan sekarang,” katanya.

Ia juga mengakui adanya faktor efisiensi dalam pembangunan, namun tetap mempertimbangkan kebutuhan strategis perpindahan lembaga negara ke IKN.

“Efisiensi memang ada, tapi kebutuhan perpindahan juga ada. Jadi akan disesuaikan,” ujarnya.

Kunjungan tersebut dipimpin Ketua MPR RI Ahmad Muzani bersama Wakil Ketua MPR, yakni Bambang Wuryanto, Rusdi Kirana, Hidayat Nur Wahid, dan Eddy Soeparno.

Turut hadir Wakil Ketua DPD RI Tamsil Linrung, Ketua Fraksi PKB MPR Neng Eem Marhamah Zulfa Hiz, Ketua Fraksi NasDem MPR Robert Rouw, Ketua Kelompok DPD RI MPR Dedi Iskandar Batubara, serta sejumlah pimpinan fraksi dan anggota MPR lainnya.

Hadir pula Wakil Gubernur Kalimantan Timur Seno Haji dan Kepala Otorita IKN Basuki Hadimuljono beserta jajaran.

Dari Sekretariat Jenderal MPR, turut mendampingi Plt Sekjen MPR Siti Fauziah bersama sejumlah pejabat eselon dan staf sebagai dukungan teknis kegiatan.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here