Polisi Periksa Sopir Taksi dan Masinis Usut Tabrakan KA Argo Bromo Anggrek dengan KRL di Bekasi

0
10

Jakarta, Spoiler.id – Kepolisian menjadwalkan pemeriksaan terhadap sopir taksi daring Green SM dan masinis kereta api terkait insiden tabrakan antara KA Argo Bromo Anggrek dan KRL di Stasiun Bekasi Timur, Kota Bekasi, Senin (27/4) malam.

Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Budi Hermanto mengatakan pemeriksaan tersebut dilakukan untuk mengungkap secara jelas kronologi kejadian sekaligus menentukan pihak yang bertanggung jawab.

“Pemeriksaan terhadap sopir taksi online serta masinis kereta api dijadwalkan guna memperjelas kronologi dan tanggung jawab dalam peristiwa tersebut,” ujar Budi di Jakarta, Rabu (29/4).

Ia menjelaskan, proses penyidikan dilakukan secara terpadu dengan melibatkan PT Kereta Api Indonesia (Persero) dan Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT).

Menurut dia, penyidik masih mendalami berbagai kemungkinan penyebab kecelakaan, termasuk dugaan kelalaian manusia (human error) maupun gangguan sistem komunikasi dalam operasional perkeretaapian.

“Apakah ini terkait human error atau ada kendala sistem, semuanya akan ditelusuri melalui pemeriksaan saksi, barang bukti, serta hasil olah tempat kejadian perkara,” katanya.

Sebelumnya, Kementerian Perhubungan mengungkapkan kronologi awal kejadian yang bermula saat rangkaian KRL lintas Cikarang tertemper kendaraan di perlintasan sebidang JPL 85.

Akibat insiden tersebut, rangkaian KRL harus dievakuasi dan ditetapkan sebagai perjalanan luar biasa (PLB) dengan kode 5181 karena berhenti berdinas dan berjalan di luar jadwal reguler.

Petugas kemudian memberhentikan satu rangkaian KRL lainnya dengan kode PLB 5568 yang mengarah ke Cikarang di peron Stasiun Bekasi Timur.

Namun, KA Argo Bromo Anggrek relasi Jakarta–Surabaya tidak sempat berhenti sepenuhnya sehingga terlibat tabrakan dengan rangkaian KRL PLB 5568 yang sedang berhenti.

Peristiwa tersebut mengakibatkan 16 penumpang KRL meninggal dunia dan 90 lainnya mengalami luka-luka serta menjalani perawatan medis.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here