BGN Tunggu Restu Prabowo untuk Realisasikan MBG di Sekolah Indonesia Jeddah

0
9
Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Dadan Hindayana. (Foto: Restu Edi/Spoiler.id)

Jeddah, Spoiler.id – Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Dadan Hindayana, menyatakan pihaknya masih menunggu persetujuan Presiden RI Prabowo Subianto untuk merealisasikan program Makan Bergizi Gratis (MBG) bagi siswa Sekolah Indonesia Jeddah (SIJ), Arab Saudi.

Dadan mengatakan penjajakan dilakukan setelah pihaknya meninjau langsung kondisi sekolah yang menjadi tempat pendidikan anak-anak pekerja migran Indonesia (PMI) di Jeddah.

“Kami datang untuk melihat dan kami akan laporkan ke Presiden apakah dimungkinkan kami membuat Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Sekolah Indonesia Jeddah,” kata Dadan kepada wartawan di Bandara King Abdul Aziz, Jeddah, Arab Saudi, Minggu (31/5) malam.

Menurut dia, apabila mendapat persetujuan Presiden, program tersebut akan menjadi proyek percontohan pertama pelaksanaan Makan Bergizi Gratis di luar negeri.

“Jika disetujui oleh Presiden, ini akan menjadi percontohan pertama MBG di luar negeri,” ujarnya.

Dadan menjelaskan rencana tersebut bermula dari aspirasi para siswa Sekolah Indonesia Jeddah yang ingin merasakan program MBG sebagaimana diterapkan di Indonesia.

Ia menilai para siswa yang merupakan warga negara Indonesia (WNI) memiliki hak yang sama untuk memperoleh manfaat program pemerintah.

“Mereka sangat well informed dengan informasi yang ada di Indonesia terkait MBG. Mereka spontan ingin menikmati program yang dirasakan oleh teman-temannya di Indonesia,” kata Dadan.

Sekolah Indonesia Jeddah saat ini tercatat mendidik sekitar 1.080 anak WNI, mayoritas berasal dari keluarga pekerja migran Indonesia. Selain itu, terdapat pula Sekolah Indonesia Makkah dengan jumlah siswa sekitar 400 orang.

Dadan mengaku terkesan dengan antusiasme para siswa dan tenaga pendidik saat menyambut kedatangannya meskipun kegiatan sekolah tengah memasuki masa libur.

“Meski tadi libur, mereka antusias menanti kedatangan saya dan ada kurang lebih 100 orang dengan 56 guru yang menyambut saya,” ujarnya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here