360 Calon Siswa Belum Dapat Sekolah, Dikbud Bengkulu Siapkan Skema Distribusi dan PJJ

0
15

Bengkulu, Spoiler.id – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Provinsi Bengkulu memastikan tidak ada calon peserta didik yang kehilangan kesempatan mengenyam pendidikan pada tahun ajaran 2026/2027 meski tidak lolos dalam Seleksi Penerimaan Murid Baru (SPMB).

Menjelang dimulainya kegiatan belajar mengajar pada Senin (13/7), pemerintah daerah menyiapkan skema distribusi siswa ke sekolah negeri yang masih memiliki daya tampung, serta menyediakan alternatif melalui Program Pendidikan Jarak Jauh (PJJ).

Hingga Kamis (9/7/2026), tercatat sekitar 360 calon peserta didik belum memperoleh bangku di sekolah negeri. Kondisi tersebut menjadi perhatian Dinas Pendidikan dan Kebudayaan agar seluruh siswa tetap dapat melanjutkan pendidikan.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Bengkulu, Zulhendri, mengatakan penempatan siswa akan dilakukan ke sekolah-sekolah yang masih memiliki kuota penerimaan.

“Saat ini kuota yang masih tersedia hanya ada di tujuh sekolah negeri. Karena itu, calon siswa yang belum mendapatkan sekolah diminta segera datang ke Dinas Pendidikan untuk mengurus rekomendasi agar dapat langsung ditempatkan ke sekolah yang masih memiliki daya tampung,” kata Zulhendri.

Ia menjelaskan, untuk jenjang SMA, sekolah yang masih memiliki kuota yakni SMAN 4 Kota Bengkulu, SMAN 8 Kota Bengkulu, SMAN 9 Kota Bengkulu, dan SMAN 12 Kota Bengkulu.

Sementara itu, bagi calon peserta didik yang memilih pendidikan kejuruan, kuota masih tersedia di SMKN 5 Kota Bengkulu, SMKN 6 Kota Bengkulu, dan SMKN 7 Kota Bengkulu.

Menurut Zulhendri, pilihan sekolah negeri kini semakin terbatas karena pelaksanaan SPMB telah berakhir. Oleh sebab itu, siswa yang belum mendapatkan sekolah diminta segera mengurus rekomendasi agar proses penempatan dapat diselesaikan sebelum tahun ajaran baru dimulai.

“Kalau ingin tetap bersekolah di negeri, pilihannya memang sudah tidak banyak lagi. Jadi kami berharap siswa segera melapor supaya proses distribusi bisa segera diselesaikan,” ujarnya.

Bagi calon peserta didik yang berasal dari luar Kota Bengkulu, proses distribusi dilakukan melalui Cabang Dinas (Cabdin) Pendidikan di masing-masing kabupaten.

Melalui Cabang Dinas Pendidikan, para siswa akan memperoleh surat rekomendasi untuk ditempatkan di sekolah negeri yang masih memiliki daya tampung sesuai wilayah masing-masing.

“Untuk siswa dari kabupaten, cukup datang ke Cabang Dinas Pendidikan di wilayah masing-masing. Nanti Cabdin akan memberikan rekomendasi dan mengarahkan ke sekolah yang masih dapat menerima peserta didik,” jelas Zulhendri.

Selain distribusi ke sekolah reguler, Dikbud Provinsi Bengkulu juga membuka kesempatan bagi siswa yang membutuhkan sistem pembelajaran lebih fleksibel melalui Program Pendidikan Jarak Jauh (PJJ) di SMAN 11 Kota Bengkulu.

Program tersebut memungkinkan peserta didik mengikuti proses belajar secara jarak jauh tanpa mengurangi legalitas pendidikan. Lulusan PJJ tetap memperoleh ijazah resmi yang diterbitkan oleh SMAN 11 Kota Bengkulu.

“Kami juga membuka Program Pendidikan Jarak Jauh di SMAN 11 Kota Bengkulu. Mekanisme belajarnya menyesuaikan konsep PJJ, namun ijazah tetap diterbitkan oleh SMAN 11 sehingga memiliki legalitas yang sama seperti siswa reguler,” katanya.

Melalui skema distribusi siswa dan penyelenggaraan Program Pendidikan Jarak Jauh, Pemerintah Provinsi Bengkulu berharap seluruh calon peserta didik dapat mengawali tahun ajaran 2026/2027 tanpa hambatan serta tidak ada anak yang putus sekolah akibat keterbatasan daya tampung sekolah negeri.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here