Penajam Paser Utara, Spoiler.id – Otorita Ibu Kota Nusantara (OIKN) menegaskan komitmennya untuk memastikan seluruh rangkaian pembangunan infrastruktur di sebagian wilayah Kabupaten Penajam Paser Utara dan Kabupaten Kutai Kartanegara berjalan sesuai target. Langkah ini diambil guna memastikan IKN siap berfungsi sepenuhnya sebagai Ibu Kota Politik nasional pada tahun 2028 mendatang.
Sekretaris Otorita IKN, Bimo Adi Nursanthyasto, menjelaskan bahwa percepatan pembangunan saat ini difokuskan pada pemenuhan kebutuhan sarana dan prasarana pusat pemerintahan.
“Seluruh pekerjaan pembangunan IKN, yakni memastikan IKN siap berfungsi sebagai Ibu Kota Politik pada 2028,” ujar Bimo Adi Nursanthyasto saat memberikan keterangan di Sepaku, Penajam Paser Utara, Kamis.
Sebagai langkah nyata, enam paket pekerjaan supervisi pembangunan infrastruktur strategis kini telah resmi ditandatangani. Pekerjaan ini mencakup pengembangan kawasan legislatif dan yudikatif yang akan menjadi jantung pemerintahan nasional. Penandatanganan kontrak supervisi ini sekaligus memperkuat fondasi pembangunan IKN tahap dua periode 2025-2028, sebagaimana diamanatkan dalam Peraturan Presiden Nomor 79 Tahun 2025.
Bimo menekankan bahwa pelaksanaan supervisi di lapangan harus berpedoman ketat pada kontrak yang telah disepakati serta menjunjung tinggi prinsip profesionalitas.
“Supervisi yang masuk dalam kontrak harus menjunjung tinggi profesionalitas, integritas, dan kekompakan sebagai satu tim,” tegasnya.
Adapun rincian enam paket supervisi tersebut meliputi pembangunan jalan di kawasan kompleks legislatif dan kawasan pendukung dengan masa pengerjaan hingga akhir 2027. Selain infrastruktur jalan, proyek strategis lainnya adalah pembangunan sistem pengelolaan air melalui Embung 1B, Embung 1C, serta kolam retensi yang ditargetkan tuntas pada November 2027.
Hingga saat ini, progres administrasi pembangunan IKN tahap dua menunjukkan tren positif. Sebanyak 26 dari total 28 paket pekerjaan telah resmi ditandatangani. Jumlah tersebut terdiri atas 14 paket pembangunan fisik dan 12 paket untuk manajemen konstruksi atau supervisi.
Dengan dimulainya paket-paket pekerjaan ini, Otorita IKN optimistis transformasi pusat pemerintahan menuju Kalimantan Timur akan berjalan sesuai lini masa yang telah ditetapkan oleh pemerintah pusat.
















































