MAN 1 Kota Bengkulu Gelar UKBI Adaptif Merdeka bagi 400 Siswa Kelas XI

0
76

Bengkulu, Spoiler.id — Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 1 Kota Bengkulu bekerja sama dengan Balai Bahasa Provinsi Bengkulu menyelenggarakan Uji Kemahiran Berbahasa Indonesia (UKBI) Adaptif Merdeka bagi seluruh siswa kelas XI. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya penguatan literasi dan peningkatan kompetensi berbahasa Indonesia di kalangan pelajar.

Pelaksanaan UKBI dipusatkan di laboratorium komputer MAN 1 Kota Bengkulu dan berlangsung selama tiga hari, 23–25 Februari 2026. Sebanyak lebih dari 400 siswa mengikuti ujian yang digelar secara daring tersebut.

Untuk menjaga efektivitas dan kelancaran pelaksanaan, panitia membagi peserta ke dalam tiga sesi setiap hari. Skema ini diterapkan agar proses evaluasi berjalan tertib, terukur, dan kondusif.

Kepala MAN 1 Kota Bengkulu, Dr. Hendri Kuswiran, M.Pd., membuka kegiatan tersebut didampingi perwakilan Balai Bahasa Provinsi Bengkulu. Dalam sambutannya, ia menegaskan pentingnya penguasaan bahasa Indonesia sebagai identitas bangsa sekaligus modal utama dalam komunikasi formal dan akademik.

“Kerja sama dengan Balai Bahasa ini adalah langkah strategis untuk memetakan sejauh mana kemahiran berbahasa siswa kita. Hasil UKBI ini bukan sekadar angka, melainkan cerminan literasi bahasa yang akan sangat berguna bagi masa depan mereka, terutama saat menempuh jenjang pendidikan yang lebih tinggi,” ujar Hendri.

Selama pelaksanaan ujian, tim dari Balai Bahasa Provinsi Bengkulu memberikan pendampingan teknis guna memastikan tidak ada kendala sistem yang menghambat jalannya tes. Dukungan perangkat komputer madrasah yang memadai turut menunjang kelancaran pelaksanaan UKBI berbasis digital tersebut.

UKBI Adaptif Merdeka merupakan instrumen resmi untuk mengukur tingkat kemahiran berbahasa Indonesia seseorang, baik dalam konteks akademik maupun profesional. Melalui kegiatan ini, madrasah berharap siswa tidak hanya memahami kaidah bahasa secara teoritis, tetapi juga mampu mengimplementasikannya secara tepat dalam kehidupan sehari-hari.

Kegiatan ini diharapkan mampu menumbuhkan rasa bangga dan kecintaan terhadap bahasa Indonesia di lingkungan madrasah, sekaligus mendorong peningkatan kualitas literasi siswa secara berkelanjutan.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here