Sekda Minta Pengurus SANS Bengkulu Masifkan Edukasi Bahaya Narkoba bagi Pelajar

0
112

Bengkulu, Spoiler.id – Penjabat Sekretaris Daerah Provinsi Bengkulu Herwan Antoni resmi mengukuhkan kepengurusan Satuan Tugas Anti Narkoba Sekolah atau SANS Provinsi Bengkulu masa bakti 2025-2028 di Balai Raya Semarak Bengkulu, Selasa (16/12/2025). Pengukuhan ini menjadi momentum penguatan benteng pertahanan generasi muda terhadap ancaman narkotika di lingkungan pendidikan.

Dalam struktur kepengurusan yang baru dideklarasikan tersebut, Gubernur Bengkulu Helmi Hasan didapuk sebagai Dewan Penasihat, sementara Kapolda Bengkulu bertindak sebagai Dewan Pembina. Kehadiran tokoh-tokoh utama daerah ini menunjukkan komitmen serius pemerintah dalam memutus rantai peredaran narkoba sejak usia sekolah.

Herwan Antoni dalam sambutannya menekankan bahwa SANS memegang peran strategis sebagai garda terdepan pencegahan penyalahgunaan narkoba di sekolah. Ia mengingatkan para pengurus bahwa organisasi ini memiliki nilai historis yang kuat karena lahir dan berakar di Bumi Rafflesia sebelum akhirnya menjadi gerakan nasional.

“Cikal bakal lahirnya SANS berasal dari Provinsi Bengkulu. Saya mengucapkan selamat kepada kepengurusan yang baru. Kepada pengurus sebelumnya, kami berharap dapat memberikan masukan dan berbagi pengalaman terkait program-program yang telah dijalankan,” ujar Herwan Antoni di Bengkulu, Selasa.

Ia menjelaskan bahwa fokus utama organisasi ini adalah melakukan langkah antisipatif melalui edukasi dan pembinaan berkelanjutan. Menurutnya, sekolah harus menjadi zona bersih yang tidak tersentuh oleh pengaruh barang haram tersebut.

“Peran SANS sangat penting dalam memberikan edukasi tentang bahaya narkoba kepada pelajar, sekaligus melatih kader-kader di sekolah agar mampu menyampaikan pemahaman yang benar mengenai dampak buruk narkoba,” katanya menegaskan.

Senada dengan hal tersebut, Ketua SANS Provinsi Bengkulu terpilih Mixcon Amrah menyatakan kesiapannya untuk menggerakkan mesin organisasi hingga ke tingkat akar rumput. Mixcon yang juga menjabat sebagai Kepala SMP Negeri 11 Kota Bengkulu ini berencana mempererat sinergi lintas sektor.

“Kami siap menjalankan amanah ini dengan memperkuat sinergi bersama sekolah, orang tua, dan pemerintah daerah. Target kami adalah menciptakan lingkungan pendidikan yang bersih dari narkoba,” tutur Mixcon Amrah.

Apresiasi juga datang dari Sekretaris Jenderal SANS Indonesia Dedi Haryadi. Ia menyebut Bengkulu sebagai mercusuar nasional dalam gerakan anti narkoba berbasis sekolah. Keberhasilan Bengkulu dalam mengelola organisasi ini diharapkan dapat terus menjadi rujukan bagi daerah lain di Indonesia.

“SANS lahir dari Bengkulu dan kini telah berkembang secara nasional. Kami berharap kepengurusan yang baru ini dapat menjadi motor penggerak pencegahan narkoba di kalangan pelajar serta menjadi inspirasi bagi daerah lain,” ujar Dedi Haryadi.

Melalui kepengurusan periode 2025-2028 ini, SANS Provinsi Bengkulu diharapkan mampu mengoptimalkan pendekatan edukatif, preventif, dan kolaboratif guna memastikan masa depan pelajar di Bengkulu terjaga dari pengaruh narkotika.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here