Unib Gelar Kuliah Umum Kebangsaan, Wakapolda Bengkulu Tekankan Integritas Generasi Muda

0
93
Wakapolda Bengkulu, Brigjen. Pol. Dicky Sondani saat kuliah umum di Unib. (Foto: Restu Edi/Spoiler.id)

Bengkulu, Spoiler.id – Universitas Bengkulu (Unib) kembali menghadirkan ruang refleksi kebangsaan melalui kuliah umum bertema “Generasi Muda dan Tantangan Kebangsaan: Membangun Bengkulu yang Aman, Berintegritas, dan Berdaya Saing” yang digelar di Ruang Rapat Utama Gedung Layanan Terpadu (GLT) Unib, Senin (22/12/2025).

Kuliah umum tersebut menghadirkan Wakil Kepala Kepolisian Daerah (Wakapolda) Bengkulu Brigjen Pol. Dicky Sondani, S.I.K., M.H., sebagai narasumber utama, serta Ridhoan Parlaungan Hutasuhut, S.Pd., aktivis kepemudaan yang pernah menjabat Presiden Mahasiswa BEM KBM Unib 2024 sekaligus Koordinator Wilayah Sumatera Bagian Selatan BEM Seluruh Indonesia.

Kegiatan dibuka secara resmi oleh Rektor Unib Prof. Dr. Indra Cahyadinata, S.P., M.Si., yang diwakili Wakil Rektor III Bidang Kemahasiswaan dan Alumni Prof. Agustin Zarkani, S.P., M.Si., Ph.D. Turut hadir Wakil Rektor I Bidang Akademik Prof. Kamaludin, Wakil Rektor II Bidang Keuangan dan Umum Dr. Yulian Fauzi, para wakil dekan bidang kemahasiswaan dari berbagai fakultas, serta sejumlah pejabat dan perwira menengah Polda Bengkulu.

Sekitar 150 peserta yang terdiri atas mahasiswa Unib, mahasiswa dari perguruan tinggi lain di Kota Bengkulu, serta pengurus organisasi kepemudaan tampak antusias mengikuti kegiatan tersebut.

Dalam sambutannya, Prof. Agustin Zarkani mengatakan kuliah umum ini merupakan bagian dari komitmen Unib dalam membentuk karakter mahasiswa yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki kepekaan sosial dan integritas moral.

“Mahasiswa diharapkan tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga bijak dalam menyikapi berbagai persoalan bangsa dan daerah, sehingga mampu menjadi generasi penerus yang berintegritas dan berdaya saing,” ujarnya.

Dalam pemaparannya, Brigjen Pol. Dicky Sondani menegaskan mahasiswa dan generasi muda memiliki peran strategis dalam pembangunan daerah dan bangsa. Menurut dia, mahasiswa tidak hanya berperan sebagai agen perubahan, tetapi juga agen pembangunan dan integrasi sosial.

“Mahasiswa berperan mendorong perubahan positif di masyarakat, berkontribusi dalam pembangunan pendidikan, ekonomi, sosial, dan budaya, serta menjaga persatuan di tengah keberagaman,” katanya.

Ia juga mengingatkan berbagai tantangan yang dihadapi generasi muda saat ini, mulai dari globalisasi, perkembangan teknologi dan media sosial, hingga munculnya intoleransi, radikalisme, serta krisis integritas dan moral.

Menjawab tantangan tersebut, Dicky Sondani menekankan pentingnya menanamkan nilai integritas sejak dini sebagai fondasi kehidupan bermasyarakat dan berbangsa.

“Integritas itu tercermin dari kejujuran, konsistensi antara ucapan dan tindakan, tanggung jawab, serta keberanian menolak kecurangan dan ketidakadilan,” ujarnya.

Ia mengajak mahasiswa melakukan refleksi diri dan mulai menanamkan nilai-nilai tersebut dalam kehidupan sehari-hari. Menurut dia, transformasi menuju integritas publik membutuhkan pendekatan menyeluruh melalui pendidikan karakter, reformasi birokrasi, penguatan pengawasan, pemanfaatan teknologi untuk transparansi, serta pembangunan budaya organisasi yang berintegritas.

Sementara itu, Ridhoan Parlaungan Hutasuhut menyoroti pentingnya kepemimpinan mahasiswa di era disrupsi. Ia menyebut mahasiswa perlu memiliki tiga modal utama, yakni agilitas mental, inovasi berkelanjutan, dan empati kolektif.

“Agilitas mental diperlukan agar mampu beradaptasi dengan cepat tanpa kehilangan prinsip. Inovasi berkelanjutan penting untuk menghadirkan solusi kreatif, sementara empati kolektif dibutuhkan agar kepemimpinan tetap berpihak pada kebutuhan nyata masyarakat,” katanya.

Kuliah umum yang dipandu Nur Habibah sebagai moderator tersebut ditutup dengan sesi diskusi interaktif. Sejumlah penanya mendapatkan doorprize yang disiapkan jajaran Polwan Polda Bengkulu.

Melalui kegiatan ini, Unib menegaskan komitmennya dalam mencetak generasi muda yang berkarakter kuat, berintegritas, dan siap menjawab tantangan kebangsaan di masa depan.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here