Jakarta, Spoiler.id – Pemerintah mengajak masyarakat berpartisipasi dalam pemilihan logo Hari Ulang Tahun (HUT) Ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia melalui mekanisme jajak pendapat atau voting publik yang dibuka hingga 28 Juni 2026.
Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi mengatakan pelibatan masyarakat dalam pemilihan logo HUT RI merupakan bentuk partisipasi publik dalam menentukan identitas visual peringatan kemerdekaan.
Menurut dia, masyarakat tidak hanya menjadi penikmat hasil akhir, tetapi juga ikut berkontribusi dalam memilih simbol yang merepresentasikan semangat kebangsaan dan persatuan Indonesia.
“Pemilihan logo HUT ke-81 Republik Indonesia menjadi ruang bagi masyarakat untuk ikut mengambil bagian dalam perayaan kemerdekaan. Keterlibatan ini mencerminkan semangat demokrasi, gotong royong, dan rasa memiliki terhadap simbol-simbol kebangsaan kita,” kata Prasetyo Hadi, Kamis.
Prasetyo yang juga menjabat Ketua Panitia Negara Peringatan HUT Ke-81 Kemerdekaan RI menuturkan setiap suara masyarakat menjadi bagian penting dalam menentukan desain yang dinilai mampu menggambarkan cita-cita, optimisme, serta semangat persatuan bangsa.
Ia menjelaskan peringatan kemerdekaan merupakan milik seluruh rakyat Indonesia sehingga pemerintah melibatkan berbagai unsur masyarakat dalam proses pemilihan logo, mulai dari pelajar, mahasiswa, komunitas kreatif hingga masyarakat umum.
“Peringatan HUT Republik Indonesia adalah milik seluruh rakyat Indonesia. Karena itu, kami melibatkan berbagai elemen masyarakat agar proses pemilihan logo ini menjadi ruang kolaborasi nasional yang memperkuat rasa kebangsaan dan kecintaan terhadap tanah air,” ujarnya.
Prasetyo berharap logo yang terpilih nantinya tidak hanya menjadi identitas visual peringatan kemerdekaan, tetapi juga menjadi simbol persatuan dan pengingat perjuangan bangsa dalam meraih kemerdekaan.
Menurut dia, semangat kebersamaan yang tercermin dalam proses pemilihan logo diharapkan mampu memperkuat tekad bersama untuk melanjutkan pembangunan menuju Indonesia yang lebih maju, adil, dan sejahtera.
Sementara itu, Menteri Ekonomi Kreatif Teuku Riefky Harsya mengatakan tahun 2026 menjadi momentum baru dalam sejarah penentuan identitas visual HUT RI karena untuk pertama kalinya masyarakat dilibatkan secara langsung melalui mekanisme voting publik.
“Tahun ini menjadi tonggak baru dalam penentuan logo HUT RI. Untuk pertama kalinya, atas arahan Presiden, masyarakat dilibatkan secara aktif dalam menentukan logo melalui mekanisme polling publik,” kata Riefky.
Ia menjelaskan sayembara logo HUT Ke-81 RI diikuti oleh 124 peserta dari berbagai daerah di Indonesia. Setelah melalui proses seleksi dan kurasi, terpilih lima desainer terbaik yang karyanya masuk tahap akhir pemungutan suara.
Masyarakat dapat memberikan suara terhadap desain logo pilihan melalui kanal resmi pemerintah yang telah disediakan. Proses voting berlangsung mulai 24 hingga 28 Juni 2026.
“Mulai tanggal 24 sampai 28 Juni 2026, masyarakat dapat berpartisipasi memilih logo HUT ke-81 Republik Indonesia melalui kanal resmi yang telah disiapkan pemerintah,” ujar Riefky.
Pemerintah berharap keterlibatan publik dalam pemilihan logo HUT Ke-81 RI dapat memperkuat rasa memiliki terhadap simbol-simbol negara sekaligus menumbuhkan semangat persatuan dalam menyambut peringatan kemerdekaan Indonesia.
















































