Prabowo Tegaskan Pemerintah Terbuka terhadap Aspirasi Masyarakat Lewat Media Sosial

0
13

Jakarta, Spoiler.id – Presiden Prabowo Subianto menegaskan pemerintah membuka ruang seluas-luasnya bagi masyarakat untuk menyampaikan aspirasi, termasuk melalui berbagai platform media sosial.

Pernyataan tersebut disampaikan Presiden saat menutup Sarasehan Kebangsaan Konvensi Sains, Teknologi, dan Industri Indonesia (KSTI), sebagaimana keterangan Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom) RI yang diterima di Jakarta, Minggu.

Prabowo mengatakan seluruh usulan yang diterimanya, baik dari kalangan akademisi maupun masyarakat umum, akan dipelajari dan ditindaklanjuti sesuai dengan kebutuhan serta kepentingan nasional.

“Saya terima daftar usulan dan daftar pertanyaan yang tadi disampaikan cukup banyak. Saya janji satu-satu akan saya perhatikan. Jangankan usul dari profesor, usul dari anak di desa yang sampai langsung ke saya lewat TikTok atau media sosial, saya segera tindak lanjuti,” kata Prabowo.

Menurut Presiden, keterbukaan terhadap berbagai masukan merupakan bagian dari komitmen pemerintah dalam menyelesaikan persoalan bangsa secara transparan dan responsif.

Ia menilai keberhasilan suatu negara bergantung pada keberanian menghadapi tantangan, mengakui berbagai kendala yang dihadapi, serta bekerja keras mencari solusi yang tepat.

“Saya berkeyakinan bahwa kesulitan itu harus dihadapi. Kita harus berani menghadapi kesulitan, berani mengakui kesulitan, dan bekerja keras mencari solusi terhadap kesulitan,” ujarnya.

Prabowo juga menyoroti pesatnya perkembangan teknologi yang dinilai mampu mempercepat respons pemerintah terhadap berbagai persoalan masyarakat. Melalui media sosial dan teknologi digital, berbagai permasalahan yang terjadi di daerah dapat diketahui lebih cepat sehingga penanganannya menjadi lebih efektif.

Meski demikian, Presiden mengingatkan bahwa perkembangan teknologi juga memiliki potensi risiko apabila tidak dimanfaatkan secara bijaksana. Ia mencontohkan teknologi nuklir yang dapat dimanfaatkan sebagai sumber energi, namun juga berpotensi menimbulkan dampak negatif apabila disalahgunakan.

Karena itu, Prabowo mengajak kalangan akademisi, khususnya guru besar dan profesor, untuk terus memperdalam penguasaan ilmu pengetahuan dan teknologi agar dapat dimanfaatkan sebesar-besarnya bagi kemajuan bangsa.

“Saudara-saudara, inilah nanti para guru besar, para profesor yang harus mendalami itu,” kata Prabowo.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here