Ponpes Al Hidayah Seluma Deklarasi Tolak Paham Radikal dan Anti-Pancasila

0
12

Seluma, Spoiler.id – Pondok Pesantren (Ponpes) Al Hidayah Desa Sukasari, Kecamatan Air Periukan, Kabupaten Seluma, mengajak masyarakat memperkuat nilai-nilai Pancasila, menjunjung toleransi, menghormati perbedaan, serta menjaga persatuan dan kesatuan bangsa sebagai upaya mencegah penyebaran paham radikalisme.

Ajakan tersebut disampaikan Pimpinan Pengasuh Ponpes Al Hidayah, KH M. Mashum Muis, dalam kegiatan pertemuan bersama tokoh agama, tokoh masyarakat dan masyarakat Kabupaten Seluma pada Jumat (17/7/2026).

Dalam kegiatan tersebut, KH M. Mashum Muis juga mengingatkan masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan terhadap penyebaran hoaks, ujaran kebencian dan isu suku, agama, ras, dan antargolongan (SARA), khususnya melalui media sosial dan media daring.

Menurut dia, perkembangan informasi mengenai konflik di Timur Tengah perlu disikapi secara bijak agar masyarakat tidak mudah terpengaruh narasi yang mengarah pada intoleransi maupun paham radikal.

“Marilah bersama-sama kita cegah radikalisme dengan memperkuat nilai-nilai Pancasila, menjunjung tinggi toleransi, menghormati perbedaan serta menjaga persatuan dan kesatuan bangsa Indonesia,” kata KH M. Mashum Muis.

Ia mengatakan masyarakat perlu memiliki kemampuan menyaring informasi sebelum mempercayai maupun menyebarluaskannya. Hal itu dinilai penting karena informasi yang tidak benar, ujaran kebencian dan isu SARA berpotensi memicu konflik serta memecah persatuan masyarakat.

Dalam kegiatan tersebut, Ponpes Al Hidayah juga menggelar deklarasi sebagai bentuk komitmen untuk mencegah, menangkal dan menolak penyebaran paham radikalisme, intoleransi dan sikap anti-Pancasila.

KH M. Mashum Muis berharap tokoh agama dan tokoh masyarakat dapat menjadi perantara dalam memberikan pemahaman kepada masyarakat, khususnya generasi muda, agar tidak mudah terpengaruh oleh konten yang berpotensi mengarah pada paham radikal.

“Kami mengajak seluruh elemen masyarakat, terutama generasi muda, untuk tidak mudah percaya dan menyebarkan informasi yang belum diketahui kebenarannya. Perbedaan harus dihormati dan persatuan harus dijaga,” ujarnya.

Ia menambahkan, penggunaan media sosial harus dilakukan secara bertanggung jawab dengan mengedepankan nilai persaudaraan, toleransi dan kebangsaan.

Melalui kegiatan tersebut, Ponpes Al Hidayah berharap masyarakat Kabupaten Seluma semakin memahami bahaya hoaks, ujaran kebencian dan isu SARA serta mampu menjaga lingkungan sosial tetap aman, damai dan kondusif.(Adv).

Pewarta: Agusian
Editor : Desty Dwi Fitria
COPYRIGHT © SPOILER 2026

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here