Prabowo Akan Tambah Anggaran Mitigasi Bencana Secara Signifikan

0
20

Jakarta, Spoiler.id — Presiden Prabowo Subianto menyatakan pemerintah akan menambah alokasi anggaran untuk mitigasi bencana secara signifikan guna meningkatkan kesiapsiagaan nasional menghadapi berbagai potensi bencana alam.

Menurut Presiden, kebijakan tersebut dilatarbelakangi kondisi geografis Indonesia yang berada di kawasan lingkaran api atau Ring of Fire sehingga memiliki tingkat kerawanan tinggi terhadap berbagai jenis bencana.

Hal tersebut disampaikan Prabowo saat memimpin rapat terbatas mengenai penanganan sejumlah bencana alam, mulai dari gempa bumi di Nusa Tenggara Timur (NTT), erupsi Gunung Anak Krakatau, hingga kebakaran hutan dan lahan (karhutla).

Rapat digelar secara virtual melalui konferensi video dari Istana Merdeka, Jakarta, Senin (7/9/2026).

“Ini adalah takdir kita, negara yang berada di lingkaran api, the Ring of Fire. Jadi ini membawa kita untuk kita harus siap menghadapi keadaan seperti ini setiap saat,” kata Prabowo sebagaimana disiarkan melalui kanal YouTube Sekretariat Presiden.

Presiden mengatakan kondisi tersebut menjadi pelajaran bagi pemerintah untuk memperkuat kebijakan mitigasi dan kesiapsiagaan menghadapi potensi bencana di masa mendatang.

“Berarti mungkin pelajaran juga bagi kita, bagi pemerintah yang saya pimpin, alokasi anggaran untuk mitigasi bencana harus kita tambah secara signifikan,” ujarnya.

Prabowo meyakini Indonesia akan semakin siap dalam menghadapi berbagai bencana alam pada masa mendatang melalui penguatan kapasitas pemerintah serta koordinasi seluruh unsur terkait.

Ia juga menilai respons pemerintah dalam menangani sejumlah bencana di wilayah Sumatera telah berjalan secara cepat dan masif.

“Sekarang pun dibandingkan tahun-tahun yang dulu, respons kita sangat cepat. Keadaan bencana di Sumatera, di Aceh, Sumatera Utara dan di Sumatera Barat ternyata respons kita cukup masif, cukup cepat,” katanya.

Presiden menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah terlibat dalam penanganan dan pemulihan pascabencana di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat.

“Untuk itu, saya ucapkan terima kasih kepada semua unsur yang telah bekerja keras. Kita pulihkan keadaan di Aceh, Sumut dan Sumbar dengan kekuatan kita sendiri. Menurut saya kita cukup berhasil,” ujar Prabowo.

Soroti Penanganan Karhutla

Selain penanganan bencana di Sumatera, Prabowo turut menyoroti upaya pemerintah dalam menangani kebakaran hutan dan lahan.

Ia menilai respons terhadap karhutla telah dilakukan secara masif, meskipun pemerintah tetap mencatat sejumlah kendala dan keterlambatan yang terjadi di beberapa wilayah sebagai bahan evaluasi.

“Kemudian juga saya lihat reaksi terhadap kebakaran hutan kita juga cukup masif, walaupun di sana-sini mungkin ada keterlambatan, tapi itu kita catat untuk selanjutnya kita mengambil langkah-langkah yang antisipatif,” katanya.

Presiden menegaskan evaluasi terhadap penanganan bencana diperlukan agar pemerintah dapat mengambil langkah pencegahan dan mitigasi yang lebih baik.

Cek Penanganan Gempa NTT

Dalam rapat tersebut, Prabowo juga menaruh perhatian terhadap penanganan gempa bumi di wilayah Nusa Tenggara Timur.

Ia mengapresiasi respons pemerintah dalam menangani dampak gempa, namun meminta agar kondisi masyarakat di sejumlah kabupaten yang belum dikunjunginya tetap menjadi perhatian.

“Gempa Flores, saya lihat respons kita juga cukup besar, tapi saya juga ingin cek di kabupaten-kabupaten yang belum saya datangi,” katanya.

Prabowo meminta pemerintah daerah dan seluruh unsur terkait memastikan kebutuhan dasar masyarakat di wilayah terdampak telah terpenuhi dan proses pemulihan berjalan dengan baik.

“Saya ingin untuk lihat bagaimana kebutuhan dasar apakah sudah bisa dipulihkan atau tidak,” imbuhnya.

Dalam rapat terbatas tersebut, Presiden juga meminta laporan dari Badan Geologi Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral terkait perkembangan aktivitas Gunung Anak Krakatau serta kondisi gunung api lainnya di Indonesia.

Selain itu, Prabowo meminta Panglima TNI dan Kapolri melaporkan perkembangan penanganan kebakaran hutan dan lahan di sejumlah wilayah.

Presiden selanjutnya meminta Gubernur Nusa Tenggara Timur bersama Pangdam dan Kapolda NTT menyampaikan laporan mengenai perkembangan penanganan pascagempa.

“Kemudian tentunya saya akan beralih kepada Gubernur NTT untuk bersama Pangdam dan Kapolda NTT untuk melaporkan perkembangan penanganan pascakejadian,” kata Prabowo.

Pewarta: Restu Edi
Editor: Desty Dwi Fitria
COPYRIGHT © SPOILER 2026

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here