Tiga Pegawai Dinas Pertanian Jayawijaya Tewas Ditembak KKB, Mentan Minta Pelaku Diusut Tuntas

0
16

Jakarta, Spoiler.id — Tiga pegawai Dinas Pertanian Kabupaten Jayawijaya, Papua Pegunungan, tewas ditembak kelompok bersenjata yang diduga Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) di Kampung Muliama, Distrik Muliama, Rabu (9/9/2026) sore.

Peristiwa tersebut mendapat perhatian Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman yang meminta aparat keamanan mengusut tuntas kasus penembakan tersebut.

Amran menilai rombongan pegawai Dinas Pertanian Jayawijaya yang sedang menjalankan tugas seharusnya mendapatkan jaminan keamanan dari aparat.

Ia meminta Satuan Tugas Operasi Damai Cartenz bersama jajaran TNI-Polri segera mengungkap pelaku penembakan sekaligus memastikan keselamatan para petugas yang menjalankan tugas di wilayah Papua.

“Program bantuan pangan dan ternak untuk masyarakat Papua tidak boleh berhenti karena ancaman kekerasan. Negara harus hadir lebih kuat, melindungi setiap pahlawan pangan yang bertaruh nyawa demi menjamin kecukupan pangan rakyat Papua,” ujar Amran dalam keterangannya, Kamis (10/9/2026).

Amran menegaskan petugas yang menjalankan program bantuan ternak dan ketahanan pangan di Papua bukan pihak yang membawa ancaman bagi masyarakat.

Ia memastikan program bantuan ternak dan pangan di wilayah Papua Pegunungan akan tetap berjalan meskipun terjadi insiden kekerasan terhadap petugas di lapangan.

“Kami sangat berduka mendengar kabar ini. Semoga aparat keamanan dapat segera mengungkap kasus ini dan memastikan tidak terulang kembali. Kita ingin pembangunan pertanian di Papua kuat dan dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” kata Amran.

Mentan juga menyampaikan dukungan penuh kepada keluarga korban serta menyampaikan belasungkawa atas meninggalnya ketiga pegawai Dinas Pertanian Jayawijaya tersebut.

“Saya menyampaikan belasungkawa yang sedalam-dalamnya kepada keluarga korban. Mereka adalah pahlawan pangan yang gugur dalam tugas mulia, membawa bantuan ternak untuk saudara-saudara kita di pedalaman Papua. Mereka semestinya aman selama menjalankan tugas kemanusiaan itu,” tutur Amran.

Sebelumnya, Satgas Kepolisian Operasi Damai Cartenz-2026 menyatakan tiga pegawai Dinas Pertanian Kabupaten Jayawijaya meninggal dunia setelah diberondong tembakan di Distrik Muliama, Kabupaten Jayawijaya, Papua Pegunungan, Rabu sore.

Peristiwa itu terjadi sekitar pukul 15.53 WIT di Kampung Muliama, Distrik Muliama. Saat itu, rombongan pegawai Dinas Pertanian Jayawijaya bergerak dari Wamena menuju Distrik Muliama untuk meninjau pelaksanaan kegiatan cetak sawah.

Dalam perjalanan kembali ke Wamena, rombongan diduga dihadang kelompok bersenjata. Berdasarkan pendalaman petugas, rombongan kemudian dipisahkan oleh pelaku.

Tiga korban dalam insiden tersebut masing-masing berinisial WB (24), perempuan, pegawai Dinas Pertanian Kabupaten Jayawijaya.

WB mengalami luka tembak pada bagian pinggang kanan dan dinyatakan meninggal dunia di RSUD Wamena setelah sebelumnya mendapatkan penanganan medis.

Korban berikutnya, AR (49), perempuan, yang menjabat sebagai Kepala Bidang Peternakan Dinas Pertanian Kabupaten Jayawijaya. AR mengalami luka tembak pada bagian perut dan dinyatakan meninggal dunia di lokasi kejadian.

Sementara itu, korban berinisial AAM (35), laki-laki, merupakan pegawai Dinas Pertanian Kabupaten Jayawijaya. AAM mengalami luka tembak pada bagian belakang kepala dan tangan kiri serta dinyatakan meninggal dunia di lokasi kejadian.

Kasus penembakan tersebut masih dalam penanganan aparat keamanan. Pengusutan dilakukan untuk mengungkap pelaku dan motif penyerangan terhadap rombongan pegawai yang sedang menjalankan tugas di lapangan.

Pewarta: Restu Edi
Editor : Desty Dwi Fitria
COPYRIGHT © SPOILER 2026

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here