Kaur, Spoiler.id – Untuk memastikan bantuan 15 unit mobil ambulans dari Pemerintah Provinsi Bengkulu dapat beroperasi maksimal di desa-desa, Dinas Kesehatan Kabupaten Kaur menegaskan bahwa para sopir yang ditunjuk oleh pemerintah desa wajib mengikuti bimbingan teknis (bimtek) pengoperasian ambulans.
Pelaksana Tugas Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Kaur, Siptamiarip, mengatakan bahwa kendaraan ambulans memiliki karakteristik khusus yang berbeda dari mobil pada umumnya, termasuk penggunaan sirine dan peralatan medis di dalamnya.
“Mobil ambulans tidak bisa digunakan oleh sembarang orang. Komponen dan sistem pengoperasiannya berbeda, harus ditangani oleh pengemudi yang paham dan terlatih,” ujarnya di Kaur, Senin (28/7).
Ia menjelaskan bahwa para sopir ambulans desa akan dibekali pengetahuan teknis melalui bimtek yang akan difasilitasi oleh Pemerintah Provinsi Bengkulu. Namun, jadwal pelaksanaan kegiatan tersebut masih menunggu konfirmasi lebih lanjut dari pihak provinsi.
“Tujuannya agar para pengemudi bisa menjalankan ambulans secara aman dan tepat sesuai standar, sehingga tidak membahayakan pasien maupun pengguna jalan lainnya,” kata Siptamiarip.
Sebanyak 15 unit mobil ambulans akan segera diterima oleh Kabupaten Kaur. Kendaraan tersebut akan didistribusikan ke desa-desa di setiap kecamatan, khususnya wilayah yang lokasinya jauh dari puskesmas induk, guna memperkuat layanan kesehatan masyarakat di pelosok.
Dinas Kesehatan Kaur berharap, dengan adanya bimtek bagi para pengemudi, ambulans bantuan provinsi ini benar-benar bisa dimanfaatkan secara maksimal dan profesional sesuai kebutuhan darurat di lapangan.
Pewarta: Agusian
Editor : Desty Dwi Fitria
COPYRIGHT © SPOILER 2025
















































