Kerja Sama Pertahanan RI-AS Perkuat Alutsista dan Kapasitas Militer Nasional

0
8

Jakarta, Spoiler.id — Kementerian Pertahanan memastikan kerja sama di bidang pertahanan antara Indonesia dan Amerika Serikat (AS) akan memperkuat kapasitas militer nasional, baik dari sisi teknologi maupun sumber daya manusia.

Kepala Biro Informasi Pertahanan Setjen Kemhan Brigjen TNI Rico Ricardo Sirait menyatakan kerja sama tersebut tetap dijalankan dalam prinsip politik luar negeri Indonesia yang bebas aktif serta mengedepankan kepentingan nasional dan kedaulatan negara.

“Kerja sama ini dipandang sebagai peluang untuk memperkuat kapasitas pertahanan nasional, namun tetap dijalankan dalam koridor politik luar negeri bebas aktif, kepentingan nasional, dan penghormatan penuh terhadap kedaulatan negara,” ujar Rico dalam keterangannya di Jakarta, Selasa.

Rico menjelaskan kerja sama itu tertuang dalam Major Defense Cooperation Partnership (MDCP) yang ditandatangani Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin bersama pejabat pertahanan Amerika Serikat di Pentagon, Washington DC, pada Senin (13/4).

Sejumlah poin penting dalam kerja sama tersebut meliputi pengembangan kapasitas teknologi pertahanan, peningkatan kesiapan operasional militer, pendidikan militer profesional, serta penguatan hubungan antar personel pertahanan kedua negara.

Menurut Rico, kerja sama ini membuka peluang bagi Indonesia untuk meningkatkan kualitas alat utama sistem senjata (alutsista), memperkuat kemampuan prajurit melalui latihan bersama, serta meningkatkan kapasitas intelektual melalui program pendidikan militer.

Ia menambahkan, hubungan pertahanan antara Indonesia dan AS selama ini telah terjalin erat, khususnya melalui berbagai latihan militer bersama yang rutin dilakukan.

Dengan adanya kemitraan strategis ini, lanjut Rico, kekuatan militer Indonesia diyakini akan semakin meningkat dalam menjaga kedaulatan dan keutuhan wilayah negara.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here