Wagub Mian Apresiasi Ponpes Darussalam Tegal Rejo, Dorong Lahirkan SDM Unggul dan Islami

0
14

Bengkulu Utara, Spoiler.id — Wakil Gubernur Bengkulu Mian menghadiri kegiatan halal bihalal di Pondok Pesantren Salafiyah Darussalam Tegal Rejo, Kabupaten Bengkulu Utara, Jumat (10/4), sekaligus menyampaikan apresiasi atas kontribusi pesantren dalam mencetak sumber daya manusia (SDM) unggul dan berakhlak.

Kegiatan yang berlangsung dalam suasana bulan Syawal tersebut menjadi momentum mempererat silaturahmi antara pemerintah daerah dan kalangan pesantren.

Dalam sambutannya, Mian menilai Pondok Pesantren Salafiyah Darussalam Tegal Rejo memiliki peran strategis dalam mendukung pembangunan pendidikan berbasis keagamaan di Provinsi Bengkulu.

“Pondok Pesantren Salafiyah Darussalam Tegal Rejo telah memberikan kontribusi luar biasa, khususnya dalam mencetak SDM yang unggul dan berakhlak untuk masa depan daerah,” ujar Mian.

Ia juga menyoroti inovasi pesantren yang dinilai mampu mengikuti perkembangan zaman dengan mengintegrasikan teknologi informasi dalam sistem pembelajaran.

“Pesantren ini sudah mulai bertransformasi menjadi pesantren digital, sehingga para santri tidak hanya kuat secara keilmuan agama, tetapi juga siap menghadapi tantangan era digital,” katanya.

Selain bidang pendidikan, Mian menilai pesantren tersebut turut berkontribusi dalam pengembangan ekonomi masyarakat melalui berbagai program pemberdayaan.

“Sentuhan kiai di pesantren ini sangat luar biasa, tidak hanya di bidang pendidikan, tetapi juga pemberdayaan ekonomi yang terus berkembang,” ujarnya.

Lebih lanjut, Pemerintah Provinsi Bengkulu akan mendukung pengembangan sektor agribisnis di lingkungan pesantren, salah satunya melalui program pencetakan sawah.

“Tahun ini Pemprov telah membantu pencetakan sawah di lingkungan pesantren dan akan segera dilakukan penanaman perdana,” kata Mian.

Dalam kegiatan tersebut, pemerintah daerah bersama Badan Amil Zakat Nasional Provinsi Bengkulu juga menyalurkan bantuan sosial berupa 150 paket sembako dan 1 ton beras kepada masyarakat dan pihak pesantren.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here