Ribuan Pegawai BUMN, Dokter, dan Manajer Terindikasi Masuk Data Penerima Bansos

0
228
Kepala PPATK Ivan Yustiavandana. (Foto: Istimewa)

Jakarta, Spoiler.id – Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) mengungkap adanya ribuan penerima bantuan sosial (bansos) dari Kementerian Sosial yang berasal dari kalangan berpenghasilan tinggi. Temuan ini memunculkan dugaan ketidaktepatan sasaran dalam penyaluran bantuan negara tersebut.

Kepala PPATK Ivan Yustiavandana mengatakan, hasil penelusuran pada salah satu bank menunjukkan 27.932 penerima bansos berstatus pegawai Badan Usaha Milik Negara (BUMN), 7.479 orang berprofesi sebagai dokter, dan lebih dari 6.000 orang bekerja di level eksekutif atau manajerial.

“Dari profil yang kami temukan di satu bank saja, jumlahnya sangat signifikan dan perlu ditindaklanjuti,” kata Ivan saat konferensi pers di Kementerian Sosial, Kamis (7/8).

PPATK menilai, data tersebut harus diverifikasi kembali oleh Kementerian Sosial untuk memastikan kelayakan penerima. “Apakah yang bersangkutan memang masih layak menerima bansos atau tidak, ini perlu dicek kembali,” ujarnya menegaskan.

Dari total 10 juta rekening yang diserahkan Kemensos kepada PPATK, hanya 8.398.624 rekening yang teridentifikasi sebagai penerima bansos. Sisanya, sekitar 1,7 juta rekening, tidak ditemukan bukti sebagai penerima bantuan.

Lebih memprihatinkan, PPATK juga menemukan 78.000 penerima bansos masih aktif bermain judi online (judol) sepanjang semester I 2025. “Bahkan, kami temukan hampir 60 orang penerima bansos memiliki saldo rekening di atas Rp 50 juta, namun masih menerima bantuan,” ungkap Ivan.

Temuan ini diharapkan menjadi dasar perbaikan sistem penyaluran bansos agar lebih tepat sasaran dan menghindari kebocoran anggaran.

Pewarta: Restu Edi
Editor : Desty Dwi Fitria
COPYRIGHT © SPOILER 2025

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here