Mensesneg Prasetyo Hadi Ungkap Isi Pertemuan Jokowi dan Prabowo

0
70

Jakarta, Spoiler.id — Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) bertemu dengan Presiden ke-8 RI Prabowo Subianto di kediaman Prabowo, Jalan Kertanegara, Jakarta Selatan, Sabtu (4/10/2025). Pertemuan berlangsung dalam suasana santai saat jamuan makan siang dan membahas berbagai isu strategis terkait kebangsaan.

Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi mengatakan pertemuan kedua tokoh bangsa itu menjadi ajang silaturahmi dan diskusi hangat mengenai arah pembangunan serta kondisi nasional terkini.

“Yang pertama memang silaturahmi di antara dua pemimpin, Presiden ke-7 dan Presiden ke-8. Banyak hal yang diperbincangkan, terutama tentang masalah-masalah kebangsaan,” ujar Prasetyo usai menghadiri peringatan HUT TNI di Jakarta, Minggu (5/10/2025).

Prasetyo menjelaskan, pertemuan semacam ini sudah sering dilakukan oleh keduanya, baik di Jakarta maupun di daerah. Ia mencontohkan, saat Prabowo melakukan kunjungan kerja ke Jawa Tengah, kerap pula menyempatkan diri untuk bersilaturahmi dengan Jokowi.

“Kemarin kebetulan Pak Jokowi ada di Jakarta, dan mereka sudah berjanji bertemu pada waktu makan siang,” ujarnya.

Dalam pertemuan yang berlangsung sekitar dua jam tersebut, Jokowi juga sempat menyampaikan sejumlah masukan kepada Presiden Prabowo mengenai beberapa hal penting terkait pemerintahan dan masa depan bangsa.

“Pak Jokowi memberikan masukan ke depan sebaiknya seperti apa untuk beberapa hal. Pertemuan berlangsung kurang lebih dua jam dengan suasana hangat dan penuh kekeluargaan,” kata Prasetyo.

Ajudan Presiden Joko Widodo, Kompol Syarif Muhammad Fitriansyah, juga membenarkan bahwa pertemuan tersebut berlangsung di rumah dinas Prabowo di Kertanegara.

“Ya, betul. Pertemuan di Kertanegara berlangsung sekitar pukul 13.00 WIB,” ujar Syarif saat dikonfirmasi, Sabtu (4/10/2025).

Pertemuan dua pemimpin tersebut disebut berlangsung hampir dua jam. Meskipun isi pembicaraan secara detail tidak diungkapkan, pertemuan ini dinilai menjadi simbol kuatnya komunikasi dan kebersamaan antar-pemimpin bangsa demi menjaga stabilitas politik dan arah pembangunan nasional.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here