Bengkulu, Spoiler.id – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melakukan peninjauan terhadap proyek strategis daerah Kota Bengkulu, yakni pembangunan kawasan Belungguk Point yang berlokasi di sepanjang Jalan S Parman, Jumat (7/11) pagi.
Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya KPK dalam memastikan proyek bernilai miliaran rupiah tersebut berjalan sesuai jadwal dan terhindar dari potensi penyimpangan anggaran.
Kepala Satuan Tugas Koordinasi dan Supervisi Pencegahan Wilayah Bengkulu KPK, Uding Juharudin, menjelaskan bahwa kunjungan tim KPK bertujuan menjalankan fungsi pengawasan, pendampingan, serta pencegahan dini terhadap potensi masalah dalam pelaksanaan proyek.
“Kami hadir ke sini dalam rangka melakukan pendampingan, peninjauan, dan pencegahan sebelum proyek ini nantinya selesai,” ujar Uding.
Ia mengungkapkan, tim KPK menemukan adanya sejumlah kendala di lapangan, terutama akibat faktor cuaca ekstrem yang beberapa kali menghambat pengerjaan fisik proyek.
Dengan sisa waktu pelaksanaan sekitar tujuh minggu, Uding berharap pihak kontraktor bersama seluruh pemangku kepentingan dapat menjaga komitmen agar proyek Belungguk Point dapat rampung sesuai target.
“Kalau dilihat, memang ada beberapa kendala yang harus diantisipasi kontraktor, terutama soal cuaca. Namun jika semua pihak berkomitmen dan fokus, saya optimistis proyek ini bisa selesai tepat waktu, dengan pengawasan yang tetap diperketat,” tegasnya.
Sementara itu, Wakil Wali Kota Bengkulu Ronny PL Tobing menyampaikan apresiasi terhadap langkah proaktif KPK. Ia menilai peninjauan tersebut menjadi bentuk dukungan sekaligus evaluasi yang konstruktif bagi pemerintah daerah serta pihak pelaksana proyek.
“Kami berterima kasih atas peninjauan dari KPK. Ini menjadi penyemangat bagi kami untuk terus meningkatkan kinerja dan memastikan pembangunan Belungguk Point selesai sesuai jadwal,” ujar Ronny.
















































