Basarnas Bengkulu Kerahkan 15 Personel Bantu Operasi SAR Banjir Bandang Sumbar

0
63
Basarnas Bengkulu kirimkan personel bantu Operasi SAR Banjir Bandang di Sumatera Barat, di Bengkulu, Kamis. (27/11/2025). (Foto: Istimewa)

Bengkulu, Spoiler.id – Kantor Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Bengkulu memberangkatkan tim rescue untuk mendukung Operasi SAR penanganan banjir bandang yang melanda sejumlah wilayah di Provinsi Sumatera Barat.

“Sebanyak 15 personel dikerahkan dalam misi kemanusiaan ini. Mereka merupakan gabungan kekuatan dari Kantor SAR Bengkulu dan Pos SAR Mukomuko,” kata Kepala Kantor SAR Bengkulu, Muslikun Sodik, di Bengkulu, Kamis.

Ia menjelaskan bahwa pengiriman personel tersebut merupakan bentuk respons cepat sekaligus wujud sinergi Basarnas dalam menghadapi situasi bencana berskala besar yang membutuhkan tambahan kekuatan di lapangan.

“Kami mengirimkan 15 personel terpilih yang telah memiliki kualifikasi. Mengingat Pos SAR Mukomuko berbatasan langsung dengan Sumatera Barat, tim dari sana dapat menjangkau lokasi terdampak lebih cepat sebagai tim aju, kemudian disusul oleh personel dari Kantor Bengkulu,” ujar Muslikun.

Selain tenaga personel, Basarnas Bengkulu juga membawa sejumlah sarana dan prasarana pendukung, antara lain perahu karet, peralatan medis, perlengkapan komunikasi, serta kendaraan angkut personel untuk memaksimalkan proses pencarian dan evakuasi korban.

Setibanya di lokasi, tim Basarnas Bengkulu akan langsung berkoordinasi dengan Posko Utama di Sumatera Barat dan bergabung bersama Tim SAR Gabungan yang terdiri dari TNI, Polri, BPBD, serta unsur potensi SAR lainnya di bawah kendali Kantor SAR setempat.

“Prioritas utama kami adalah keselamatan warga. Kami berharap kehadiran tim dari Bengkulu dapat mempercepat proses evakuasi dan pencarian terhadap korban yang masih dinyatakan hilang,” kata Muslikun.

Sementara itu, Juru Bicara BPBD Provinsi Sumatera Barat, Ilham Wahab, melaporkan bahwa hingga Kamis pukul 13.05 WIB tercatat sembilan orang meninggal dunia akibat bencana hidrometeorologi yang terjadi di beberapa daerah.

“Satu korban ditemukan di Kabupaten Pasaman Barat, tiga korban di Kabupaten Agam, dan lima korban lainnya di Kota Padang,” ujar Ilham.

Ia menambahkan, jumlah tersebut berpotensi bertambah mengingat proses pencarian korban masih berlangsung di sejumlah titik bencana, baik banjir bandang maupun tanah longsor.

BPBD Sumbar bersama Basarnas Padang, TNI, Polri, relawan dan masyarakat terus melakukan pencarian terhadap warga yang dilaporkan hilang.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here