Polri Kirim 4,4 Ton Logistik untuk Perkuat Tanggap Darurat di Sumatera Utara

0
48
Kepolisian Republik Indonesia (Polri) mengirimkan bantuan logistik guna memperkuat operasi tanggap darurat bencana di wilayah Sumatera Utara pada hari Minggu, (30/11/2025). (Foto: Istimewa)

Jakarta, Spoiler.id – Kepolisian Republik Indonesia (Polri) kembali mengirimkan bantuan logistik untuk memperkuat operasi tanggap darurat bencana di wilayah Sumatera Utara pada Minggu, 30 November 2025. Kepala Bagian Penerangan Umum Divisi Humas Polri, Kombes Pol Erdi A Chaniago, menyampaikan bahwa pengiriman hari kedua ini menunjukkan konsistensi Polri dalam mendukung percepatan penanganan bencana.

“Hari ini adalah pengiriman hari kedua, dan Polri terus memastikan seluruh kebutuhan perlengkapan lapangan terpenuhi agar operasi tanggap darurat berjalan optimal,” ujar Erdi.

Pada pengiriman hari kedua ini, total 4.459 kilogram perlengkapan diberangkatkan. Logistik tersebut mencakup kebutuhan pokok dan berbagai peralatan operasional untuk mendukung personel di area terdampak.

“Kami mengirimkan Gajahfood 684 kilogram (57 koli), perahu karet 280 kilogram (4 koli), tiang tenda 630 kilogram (14 koli), tenda 316 kilogram (4 koli), serta besi konektor tenda 200 kilogram (4 koli),” kata Erdi.

Selain itu, Polri turut mengirimkan perlengkapan hunian sementara. Sebanyak 15 unit velbed dengan total bobot 450 kilogram diberangkatkan guna mendukung kenyamanan petugas yang bertugas di lapangan.

Erdi menjelaskan bahwa berbagai perlengkapan teknis juga menjadi prioritas dalam pengiriman kali ini. Polri telah menyalurkan MTP-FT 850 kilogram (50 koli), pemanas MTP-FT 75 kilogram (25 koli), genset portabel 129 kilogram (3 koli), dan panel surya 105 kilogram (7 koli).

Pengiriman logistik juga mencakup jas hujan 620 kilogram (17 koli), goni 90 kilogram (2 koli), serta lampu penerangan 30 kilogram (3 koli). Seluruh bantuan dikemas dalam puluhan koli agar distribusi di lapangan dapat berlangsung cepat dan tepat sasaran.

“Kami berharap bantuan pada hari kedua ini dapat segera digunakan di area terdampak dan mempercepat penanganan di titik-titik kritis,” tambah Erdi.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here