Bengkulu, Spoiler.id – Organisasi kemasyarakatan Lentera Kedaulatan Rakyat (LEKRA) Provinsi Bengkulu hadir sebagai wadah partisipasi masyarakat dalam memperkuat nilai kebangsaan, demokrasi, serta kedaulatan rakyat di daerah.
Ketua LEKRA Provinsi Bengkulu, Deno Marlandone, mengatakan organisasi tersebut dibentuk untuk mendorong keterlibatan aktif masyarakat dalam berbagai kegiatan sosial, pendidikan politik, serta penguatan nilai-nilai kebangsaan di tengah dinamika kehidupan berbangsa.
“Lentera Kedaulatan Rakyat hadir sebagai ruang partisipasi masyarakat untuk memperkuat kesadaran kebangsaan, menjaga persatuan, serta mendorong masyarakat agar lebih aktif dalam kehidupan demokrasi,” kata Deno Marlandone di Bengkulu, Senin (23/2/2026).
Ia menjelaskan, LEKRA Provinsi Bengkulu memiliki komitmen untuk menjalankan berbagai program yang berorientasi pada peningkatan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya kedaulatan rakyat, supremasi hukum, serta nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.
Menurut dia, organisasi tersebut juga berperan dalam mendorong edukasi publik, khususnya terkait isu-isu kebangsaan, demokrasi, serta penguatan partisipasi masyarakat dalam pembangunan daerah.
“Melalui berbagai kegiatan diskusi, sosialisasi, dan program pemberdayaan masyarakat, LEKRA berupaya memberikan kontribusi positif bagi pembangunan daerah sekaligus memperkuat peran masyarakat dalam menjaga keutuhan bangsa,” ujarnya.
Selain itu, LEKRA Provinsi Bengkulu juga aktif menjalin kerja sama dengan berbagai elemen masyarakat, termasuk organisasi kepemudaan, tokoh masyarakat, serta lembaga pendidikan dalam rangka memperluas jaringan gerakan sosial di daerah.
Deno menambahkan, organisasi tersebut menempatkan nilai-nilai kebersamaan, toleransi, dan gotong royong sebagai landasan utama dalam setiap kegiatan yang dijalankan.
“Kami ingin LEKRA menjadi organisasi yang mampu menjadi jembatan antara masyarakat dengan berbagai pemangku kepentingan, sekaligus menjadi wadah bagi masyarakat untuk menyampaikan aspirasi secara konstruktif,” katanya.
Ia berharap kehadiran LEKRA Provinsi Bengkulu dapat memberikan kontribusi nyata dalam memperkuat semangat kebangsaan serta mendorong terciptanya masyarakat yang lebih partisipatif, kritis, dan berdaya dalam pembangunan daerah.














































