Pemprov Bengkulu Siapkan Program Orang Tua Asuh bagi 4.000 Pelajar Kurang Mampu

0
14

Bengkulu, Spoiler.id — Pemerintah Provinsi Bengkulu tengah melakukan kurasi terhadap sekitar 4.000 pelajar kelas X SMA dan SMK untuk mengikuti program orang tua asuh.

Program tersebut menyasar siswa baru yang berasal dari keluarga kurang mampu, terutama anak yatim, piatu, dan yatim piatu, sebagai upaya mendukung keberlanjutan pendidikan mereka.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Bengkulu Zul Hendri mengatakan proses kurasi dilakukan untuk menentukan siswa yang memenuhi kriteria sebagai penerima program orang tua asuh.

“Hari ini (Sabtu) kami sedang melakukan kurasi terhadap sekitar empat ribu anak kelas X SMA dan SMK se-Provinsi Bengkulu untuk mengikuti program orang tua asuh,” kata Zul, Sabtu (12/9/2026).

Ia menjelaskan para calon penerima merupakan siswa kelas X yang memenuhi persyaratan, khususnya berasal dari keluarga kurang mampu dan tidak memiliki orang tua lengkap.

Para siswa tersebut akan menggantikan penerima program orang tua asuh sebelumnya yang telah menyelesaikan pendidikan di jenjang SMA maupun SMK.

“Anak-anak yang sebelumnya menjadi anak asuh sudah ada yang menyelesaikan pendidikan. Karena itu, sekarang kita melakukan kurasi untuk mencari dan menetapkan anak-anak baru yang akan mendapatkan pendampingan,” ujarnya.

Melalui program tersebut, kebutuhan pendidikan dan kebutuhan sehari-hari para pelajar akan mendapat dukungan dari orang tua asuh. Bantuan tersebut diharapkan dapat membantu siswa menjalani pendidikan secara lebih baik hingga lulus.

“Harapannya kebutuhan pendidikan dan kebutuhan sehari-hari mereka bisa terpenuhi, sehingga mereka dapat bersekolah dengan baik sampai menyelesaikan pendidikannya,” katanya.

Program orang tua asuh melibatkan sejumlah pejabat di lingkungan Pemerintah Provinsi Bengkulu. Mereka terdiri atas gubernur dan wakil gubernur, pejabat eselon II dan III, hingga kepala sekolah.

Zul mengatakan keterlibatan jajaran pemerintah tersebut diharapkan dapat memberikan perhatian dan pendampingan kepada para pelajar selama menjalani pendidikan.

“Orang tua asuhnya berasal dari gubernur, wakil gubernur, pejabat eselon II dan III, sampai kepala sekolah,” ujarnya.

Pemprov Bengkulu berharap program orang tua asuh dapat membantu mencegah pelajar dari keluarga kurang mampu mengalami kendala dalam melanjutkan pendidikan akibat keterbatasan biaya.

Program tersebut juga menjadi bentuk pendampingan pemerintah bagi siswa sejak memasuki kelas X hingga menyelesaikan pendidikan di jenjang SMA atau SMK.

Pewarta: Restu Edi
Editor : Desty Dwi Fitria
COPYRIGHT © SPOILER 2026

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here