Sekolah Politik UIN FAS Bengkulu Bekali Mahasiswa Pemahaman Politik dan Demokrasi

0
22

Bengkulu, Spoiler.id — Sekitar 150 mahasiswa Universitas Islam Negeri Fatmawati Sukarno (UIN FAS) Bengkulu mengikuti Sekolah Politik Mahasiswa bertema “Pengantar Politik dan Demokrasi” untuk memperkuat pemahaman tentang peran mahasiswa dalam menjaga kualitas demokrasi dan mengawasi kebijakan publik.

Kegiatan yang berlangsung di Gedung Kuliah Terpadu UIN FAS Bengkulu, Sabtu (10/10/2026), tersebut menghadirkan Kepala Subdirektorat Politik Ditintelkam Polda Bengkulu AKBP PM. Amin sebagai pemateri.

Kegiatan itu turut dihadiri Wakil Rektor III Bidang Kemahasiswaan UIN FAS Bengkulu Rahmat Ramdhani, Ketua Senat Mahasiswa beserta perangkatnya, serta perwakilan mahasiswa dari berbagai fakultas.

Dalam pemaparannya yang mengangkat tema “Memahami Politik, Demokrasi, dan Posisi Mahasiswa sebagai Warga Negara”, Amin menjelaskan bahwa politik tidak hanya berkaitan dengan pemilihan pemimpin atau aktivitas partai politik, tetapi juga mencakup proses pengambilan keputusan yang memengaruhi kehidupan masyarakat.

Menurut dia, kebijakan di bidang pendidikan, kesehatan, ekonomi, dan pelayanan publik merupakan contoh nyata bagaimana keputusan politik berdampak langsung terhadap kesejahteraan masyarakat.

“Mahasiswa perlu memahami politik agar mampu melihat persoalan publik secara kritis, mengetahui hak dan kewajibannya sebagai warga negara, serta menyampaikan aspirasi secara baik dan bertanggung jawab,” ujar Amin.

Ia berharap pemahaman politik yang memadai dapat membantu mahasiswa bersikap kritis terhadap persoalan publik sekaligus menyaring informasi secara cermat agar tidak mudah terpengaruh berita yang belum terverifikasi.

Materi tersebut juga membahas demokrasi sebagai sistem pemerintahan yang menempatkan rakyat sebagai pemegang kekuasaan tertinggi. Sejumlah prinsip yang ditekankan meliputi kebebasan berpendapat, persamaan di hadapan hukum, perlindungan hak asasi manusia, serta penegakan hukum yang adil.

Selain itu, mahasiswa diajak memahami keseimbangan antara hak dan kewajiban sebagai warga negara. Hak memperoleh pendidikan, perlindungan hukum, dan menyampaikan pendapat perlu diimbangi dengan kewajiban menaati hukum serta menghormati hak orang lain.

Dalam kehidupan kampus maupun masyarakat, mahasiswa dinilai memiliki posisi strategis sebagai agen perubahan sekaligus bagian dari pengawasan demokrasi. Peran tersebut dapat diwujudkan melalui penyampaian aspirasi secara santun, partisipasi dalam pemilihan umum, serta pengawasan terhadap kebijakan publik.

Mahasiswa juga didorong berperan aktif menangkal penyebaran berita bohong atau hoaks dengan memeriksa kebenaran informasi sebelum membagikannya kepada orang lain.

Sekolah Politik Mahasiswa UIN FAS Bengkulu tersebut diharapkan dapat membangun kesadaran politik generasi muda agar mampu berpartisipasi dalam kehidupan demokrasi secara kritis, bertanggung jawab, dan tetap mengedepankan persatuan di tengah perbedaan pendapat.

Setelah pemaparan materi, kegiatan dilanjutkan dengan diskusi dan tanya jawab. Rangkaian acara berakhir sekitar pukul 11.00 WIB dalam situasi aman dan kondusif.

Pewarta: Restu Edi
Editor : Desty Dwi Fitria
COPYRIGHT © SPOILER 2026

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here