Pelaku Hipnotis Mahasiswi di Mal Bengkulu Ditangkap, Kerugian Capai Rp38 Juta

0
51
Pelaku hipnotis dua mahasiswa di Bengkulu saat diringkus polisi. (Dok. Polres Pagar Alam)

Bengkulu, Spoiler.id – Seorang pria berinisial IW (35), warga Pagar Alam, Sumatra Selatan, ditangkap polisi setelah menghipnotis dua mahasiswi di salah satu pusat perbelanjaan di Kota Bengkulu pada Kamis (20/11/2025). Pelaku menggunakan bujuk rayu dan manipulasi psikologis hingga membuat korban menyerahkan barang berharga senilai puluhan juta rupiah.

Kanit Reskrim Polres Pagar Alam, Ipda Dusman, mengatakan IW tidak beraksi sendirian, melainkan bersama seorang rekannya yang kini masuk daftar pencarian orang. Modus berawal dari percakapan ringan yang dikemas seolah sebagai survei pameran.

“Pelaku memulai percakapan dengan nada sopan untuk menghilangkan kecurigaan. Ia bahkan mengaku berasal dari Malaysia dan baru tiba di Bengkulu,” ujarnya di Pagar Alam, Minggu (23/11).

Setelah korban terbujuk, pelaku mulai mengarahkan percakapan ke pengendalian psikologis. Keduanya kemudian diajak keluar dari area mal dan tanpa sadar mengikuti instruksi pelaku untuk meletakkan barang-barang berharga.

“Kedua korban seolah tidak mampu menolak. Korban pertama kehilangan laptop, dua telepon genggam, dan barang berharga lainnya. Korban kedua kehilangan iPhone 15 Plus serta perhiasan emas,” kata Ipda Dusman.

Kerugian kedua korban ditaksir mencapai Rp38 juta. Usai melancarkan aksinya, IW melarikan diri ke kampung halamannya di Desa Sidorejo, Kecamatan Pagar Alam Selatan.

Kasus ini ditindaklanjuti oleh Resmob Macan Gading Sat Reskrim Polresta Bengkulu. Saat diketahui pelaku melarikan diri ke Pagar Alam, tim segera berkoordinasi dengan Opsnal Serigala Hitam Polres Pagar Alam.

“Pelaku berhasil ditangkap tanpa perlawanan. IW yang sebelumnya mengaku dari Malaysia akhirnya mengakui identitas sebenarnya sebagai warga Pagar Alam,” tegas Kanit Reskrim.

IW telah dibawa ke Polresta Bengkulu untuk proses hukum lebih lanjut. Sementara rekannya masih dalam pengejaran polisi.

“Kami menduga pelaku sudah beberapa kali melakukan aksi serupa di wilayah Sumatra. Penelusuran terhadap jaringan hipnotis ini akan terus dilanjutkan,” kata Ipda Dusman.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here